Jl. C. Simanjuntak No. 37, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta
Hai, !
Keranjang
Keranjang
0
Riwayat Riwayat Riwayat Transaksi Profil Profil Saya Wishlist Wishlist Wishlist Logout
Hai, Pengguna!
Masuk atau Daftar
Menu
Kategori
Home Tentang Kami FAQ Price List Service Center Pegacare+ Artikel Karir
Jl. C. Simanjuntak No. 37, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta
!MERCHANDISE!MESIN KASIRPEGA 3D FIGURINEPEGACARE+
Tips & Tricks ▼

RAM Laptop Cepat Penuh? 5 Aplikasi Windows 11 Ini Bisa Jadi Penyebabnya

23-10-2026
RAM Laptop Cepat Penuh? 5 Aplikasi Windows 11 Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Pernah merasa laptop Windows 11 mulai lambat padahal aplikasi yang dibuka sebenarnya tidak banyak? Bisa jadi masalahnya bukan langsung pada prosesor atau SSD, melainkan RAM yang sudah terlalu penuh oleh aplikasi yang berjalan di latar belakang. Kondisi ini makin terasa pada laptop dengan RAM 8GB karena ruang memorinya lebih terbatas untuk menampung sistem operasi, browser, aplikasi kerja, hingga berbagai layanan yang tetap aktif meski tidak sedang digunakan.

Hal tersebut kembali menjadi perhatian setelah How-To Geek pada September 2026 menemukan sejumlah aplikasi bawaan dan layanan Windows 11 yang dapat menggunakan RAM dalam jumlah cukup besar. Artikel tersebut menyoroti MSN Weather, Widgets Board, Outlook, Microsoft Edge, dan OneDrive. Beberapa di antaranya bahkan dapat tetap berjalan di latar belakang setelah jendela aplikasi ditutup.

MSN Weather Bisa Memakan RAM Lebih dari yang Disangka

Aplikasi cuaca seharusnya bukan program yang membuat laptop kehabisan memori. Namun, How-To Geek melaporkan bahwa MSN Weather dapat menggunakan lebih dari 1 GB RAM hanya beberapa detik setelah dibuka dalam pengujian yang mereka bahas. Salah satu penyebabnya adalah aplikasi tersebut menggunakan WebView2, yaitu teknologi yang memungkinkan konten berbasis web dijalankan di dalam aplikasi Windows. Artinya, ketika pengguna hanya ingin melihat prakiraan cuaca tetapi membiarkan aplikasinya terbuka sepanjang hari, sebagian RAM tetap digunakan untuk mempertahankan proses tersebut. Temuan ini berasal dari artikel How-To Geek yang diterbitkan melalui Yahoo Tech pada 13 September 2026, sehingga konteksnya masih sangat baru.

Widgets Board Juga Bisa Mengambil Ratusan Megabyte

Widgets Board mungkin terlihat seperti fitur kecil di taskbar, tetapi isinya sebenarnya cukup kompleks. Di dalamnya terdapat berita, informasi olahraga, saham, cuaca, hingga berbagai konten yang terus diperbarui. Menurut laporan How-To Geek pada 2026, Widgets Board dapat menggunakan ratusan megabyte RAM, bergantung pada konten dan kondisi sistem. Bagi laptop dengan RAM 16GB, penggunaan tersebut belum tentu menjadi masalah besar. Namun, pada laptop 8GB yang sedang menjalankan browser dengan banyak tab, Microsoft Office, aplikasi komunikasi, dan antivirus secara bersamaan, beberapa ratus megabyte tambahan bisa membuat ruang memori lebih cepat menipis.

Outlook Tidak Benar-Benar Berhenti Saat Ditutup

Outlook juga menjadi salah satu aplikasi yang disorot karena pendekatan berbasis WebView2. Ketika digunakan untuk menerima email, kalender, dan notifikasi, aplikasi tetap membutuhkan proses sinkronisasi di belakang layar. How-To Geek melaporkan bahwa Outlook dapat menggunakan ratusan megabyte RAM dan prosesnya dapat tetap aktif setelah aplikasi diminimalkan atau ditutup karena kebutuhan sinkronisasi. Pada laptop yang digunakan untuk pekerjaan kantor sepanjang hari, situasi seperti ini bisa terasa ketika Outlook berjalan bersamaan dengan browser, Microsoft Teams, Excel, dan aplikasi lainnya.

Microsoft Edge Bisa Tetap Berjalan di Latar Belakang

Menutup browser ternyata tidak selalu berarti seluruh proses browser langsung berhenti. Microsoft Edge memiliki fitur bernama Startup Boost yang dirancang untuk membantu browser terbuka lebih cepat dengan mempertahankan sebagian prosesnya agar siap digunakan kembali. Menurut laporan How-To Geek pada 2026, aktivitas latar belakang tersebut dapat tetap menggunakan RAM setelah jendela Edge ditutup. Bagi pengguna yang hampir selalu memakai Edge, perilaku ini memang bisa membantu mempercepat pembukaan browser. Namun, bagi laptop dengan kapasitas RAM terbatas, pengguna dapat mempertimbangkan pengaturan aktivitas latar belakang agar memori tidak terus digunakan untuk proses yang sedang tidak diperlukan.

OneDrive Terus Bekerja karena Sinkronisasi

OneDrive mempunyai fungsi yang berbeda karena memang dirancang untuk bekerja di latar belakang. Ketika file sedang disinkronkan ke penyimpanan awan, OneDrive harus memantau perubahan file dan memastikan data di perangkat tetap sesuai dengan versi di awan. Karena itu, penggunaan RAM oleh OneDrive bukan otomatis berarti aplikasinya bermasalah. Namun, artikel How-To Geek pada 2026 juga mencatat adanya laporan pengguna mengenai penggunaan memori yang sangat tinggi dan dugaan memory leak pada kondisi tertentu. Jika OneDrive tidak pernah digunakan, menonaktifkan atau menghapus aplikasi tersebut dapat menjadi salah satu cara mengurangi proses latar belakang yang tidak dibutuhkan.

Berarti, Windows 11 Boros RAM?

Tidak sesederhana itu. Aplikasi yang menggunakan RAM bukan berarti aplikasi tersebut membuang RAM. RAM memang dirancang untuk digunakan agar aplikasi dapat bekerja lebih cepat. Microsoft sendiri menjelaskan bahwa performa Windows dapat dipengaruhi oleh terlalu banyak aplikasi startup yang berjalan di latar belakang, perangkat lunak yang belum diperbarui, keterbatasan penyimpanan, maupun perangkat keras yang sudah tidak sesuai dengan kebutuhan penggunaan.

Masalah baru muncul ketika kapasitas RAM terlalu kecil untuk menampung seluruh kebutuhan pengguna. Windows 11 secara resmi hanya menetapkan 4 GB sebagai kapasitas RAM minimum, tetapi angka tersebut lebih tepat dipahami sebagai syarat menjalankan sistem operasi, bukan ukuran ideal untuk penggunaan laptop modern.

Berapa RAM yang Ideal untuk Laptop Windows 11 di 2026?

8GB — Basic. RAM 8GB masih masuk akal untuk pengguna yang aktivitasnya relatif ringan, seperti mengetik dokumen, mengakses browser dengan jumlah tab yang tidak berlebihan, mengikuti kelas daring, menonton video, atau menggunakan aplikasi administrasi. Namun, ruang kosongnya lebih cepat berkurang ketika browser, Office, antivirus, layanan Windows, dan aplikasi latar belakang berjalan bersamaan. Contohnya, Acer Aspire GO AG14-72P-58AK yang tersedia di Pegastore dibekali 8GB DDR4 tetapi menyediakan dua slot SODIMM dengan dukungan hingga 32GB, sehingga pengguna memiliki jalur peningkatan ketika kebutuhan mulai bertambah. Harganya tercatat Rp 9.999.000 saat artikel ini disusun.

16GB — Recommended. Untuk mayoritas pengguna laptop Windows 11 pada 2026, 16GB lebih masuk akal sebagai titik awal karena memberikan ruang lebih lega untuk multitasking. Membuka puluhan tab browser, Microsoft Office, aplikasi komunikasi, musik, dan beberapa aplikasi kerja sekaligus tidak langsung membuat kapasitas memori berada di ambang batas. Adobe sendiri pada 2026 merekomendasikan 16GB RAM untuk pekerjaan HD di Premiere Pro, sementara After Effects merekomendasikan 16GB untuk HD dan 32GB atau lebih untuk pekerjaan 4K.

Salah satu opsi yang tersedia di Pegastore adalah MSI Modern 13 F13MG-019 seharga Rp 10.199.000, dengan Intel Core i5-1335U, RAM 16GB DDR4-3200 yang masih dapat ditingkatkan hingga 64GB, serta SSD NVMe PCIe Gen4 512GB. Kombinasi tersebut membuatnya lebih cocok untuk mahasiswa, pekerja kantoran, freelancer, dan pengguna yang membutuhkan laptop ringkas tetapi tetap sering berpindah antara browser, dokumen, rapat daring, dan aplikasi produktivitas.

32GB — Heavy User. Kapasitas ini mulai menarik ketika laptop bukan sekadar alat kerja harian, tetapi sudah digunakan untuk pekerjaan kreatif dan multitasking berat. Adobe Premiere Pro pada 2026 merekomendasikan 32GB atau lebih untuk pengeditan video 4K dan resolusi yang lebih tinggi, sementara After Effects juga menempatkan 32GB atau lebih sebagai rekomendasi untuk pekerjaan 4K. Dalam penggunaan sehari-hari, kapasitas ini memberikan ruang lebih besar ketika pengguna menjalankan aplikasi kreatif sekaligus membuka browser, aset proyek, dan aplikasi pendukung lainnya.

Menariknya, pengguna tidak selalu harus membeli laptop yang sejak awal memiliki RAM 32GB. Acer Aspire GO AG14-72P yang tersedia di Pegastore memiliki dua slot SODIMM dan mendukung hingga 32GB, sehingga konfigurasi 8GB bawaan masih bisa dikembangkan ketika kebutuhan meningkat.

64GB — Creator dan Workstation. RAM 64GB lebih relevan untuk pengguna dengan beban kerja yang benar-benar berat, misalnya produksi video kompleks, proyek kreatif berukuran besar, pekerjaan pengembangan yang menggunakan banyak lingkungan sekaligus, virtual machine, atau workflow profesional yang menjalankan beberapa aplikasi berat secara bersamaan. Kapasitas sebesar ini bukan kebutuhan umum untuk sekadar browsing atau Office. Namun, laptop seperti MSI Modern 13 maupun sejumlah laptop gaming di Pegastore menunjukkan bahwa kemampuan upgrade hingga 64GB dapat menjadi nilai jual penting bagi pengguna yang ingin mempertahankan laptop lebih lama.

Jangan Hanya Melihat Kapasitas RAM

RAM memang penting, tetapi kapasitas besar tidak otomatis membuat laptop lebih cepat jika komponen lainnya tidak seimbang. Jenis RAM, kemampuan upgrade, prosesor, SSD, dan GPU harus dilihat sebagai satu kesatuan. Contohnya, MSI Modern 13 menggunakan RAM DDR4-3200 dan SSD PCIe Gen4 512GB, sehingga peningkatan kapasitas memori berjalan bersama penyimpanan yang cepat. Untuk pengguna yang membutuhkan grafis lebih berat, MSI Katana 15 di Pegastore menggunakan 16GB DDR5-5200 dalam konfigurasi dual-channel, SSD NVMe 1TB, dan RTX 4060; RAM-nya juga dapat ditingkatkan hingga 64GB.

Karena itu, jangan langsung menyimpulkan bahwa laptop 8GB pasti lambat atau laptop 32GB pasti lebih baik untuk semua orang. Yang lebih penting adalah menyesuaikan kapasitas RAM dengan pola penggunaan. Jika pekerjaan sehari-hari hanya Office dan browsing, 16GB sudah memberikan ruang yang nyaman. Jika mulai masuk ke video 4K, desain, pemrograman berat, atau multitasking ekstrem, 32GB dan opsi upgrade menjadi jauh lebih relevan.

Saatnya Pilih Laptop Sesuai Cara Pakai

Kasus RAM penuh akibat aplikasi latar belakang justru menunjukkan satu hal penting: kebutuhan laptop pada 2026 semakin ditentukan oleh pola penggunaan, bukan sekadar angka spesifikasi di kotak. Laptop 8GB masih dapat memenuhi kebutuhan dasar, tetapi 16GB menjadi pilihan yang lebih fleksibel untuk penggunaan harian. Sementara itu, 32GB hingga 64GB lebih masuk akal ketika laptop digunakan sebagai perangkat kerja kreatif atau profesional.

Pegastore menyediakan berbagai pilihan laptop mulai dari kelas produktivitas hingga gaming dan perangkat dengan opsi upgrade RAM. Harga dapat berubah mengikuti stok dan promo. Jika masih bingung menentukan kapasitas RAM, prosesor, GPU, atau spesifikasi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran, Anda bisa menghubungi sales Pegastore.ID untuk mendapatkan rekomendasi laptop yang lebih sesuai dengan penggunaan.


Kunjungi website Pegastore untuk info produk pegastore.id atau follow media sosial Pegastore untuk mendapat info penawaran lainnya:

Instagram: pegastore.id/instagram 

Tiktok : pegastore.id/tiktok 

Whatsapp : pegastore.id/whatsapp

Whatsapp Service : pegastore.id/service

Artikel Lainnya
Sudah Update Windows 11? Ini 5 Perubahan Baru yang Perlu Kamu CekSudah Update Windows 11? Ini 5 Perubahan Baru yang Perlu Kamu CekBukan Cuma GTA! 5 Game Open-World yang Bikin Lupa WaktuBukan Cuma GTA! 5 Game Open-World yang Bikin Lupa WaktuBeli Printer Jangan Asal Murah, Ini Cara Memilih Printer Sesuai KebutuhanBeli Printer Jangan Asal Murah, Ini Cara Memilih Printer Sesuai Kebutuhan10 Game Populer yang Wajib Masuk Daftar Main di 202610 Game Populer yang Wajib Masuk Daftar Main di 2026Jangan Asal Colok! Ini 7 Perangkat yang Berpotensi Membahayakan LaptopJangan Asal Colok! Ini 7 Perangkat yang Berpotensi Membahayakan LaptopPC Jangan Ditempel ke Tembok! Ini Cara Menjaga Airflow agar Komputer Tetap OptimalPC Jangan Ditempel ke Tembok! Ini Cara Menjaga Airflow agar Komputer Tetap Optimal
Maskot Pegastore
loading
Pegastore icon
Live Chat