

Kalau mendengar istilah open-world, GTA mungkin masih menjadi salah satu game yang langsung terlintas. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, genre ini semakin berkembang. Dunia permainan tidak lagi hanya menjadi tempat untuk menyelesaikan misi, tetapi juga menawarkan eksplorasi, aktivitas sampingan, sistem karakter, hingga kebebasan menentukan cara bermain. Buat gamer yang sedang mencari game baru untuk dimainkan, ada sejumlah judul yang menarik untuk dicoba—dan beberapa di antaranya bahkan cukup menantang kemampuan laptop gaming.
1. Kingdom Come: Deliverance II
Bagi yang menyukai RPG dengan dunia yang realistis, Kingdom Come: Deliverance II menjadi salah satu pilihan yang menarik. Game yang dirilis pada 4 Februari 2025 ini kembali membawa pemain mengikuti perjalanan Henry di Bohemia abad ke-15. Dunia yang ditawarkan tidak hanya luas, tetapi juga dipenuhi kota, pedesaan, kastel, aktivitas sampingan, pertarungan, serta berbagai keputusan yang dapat memengaruhi perjalanan karakter. Deep Silver bahkan menyiapkan beberapa tingkat konfigurasi PC karena kebutuhan performanya cukup beragam, dengan 16 GB RAM dan GTX 1060 6 GB sebagai spesifikasi minimum.
Daya tarik game ini juga terlihat dari konten gaming Indonesia. Tara Arts Game Indonesia membawakan Kingdom Come: Deliverance II dalam format gameplay sejak awal 2025, sehingga pemain yang masih ragu dengan mekanik maupun suasana game dapat melihat langsung seperti apa pengalaman bermainnya sebelum membeli. Untuk laptop, kebutuhan tersebut menjadi alasan mengapa RAM 16 GB, SSD, dan GPU dedicated layak diprioritaskan jika ingin memainkan RPG modern dengan lebih nyaman.
2. Assassin's Creed Shadows
Kalau yang dicari adalah pengalaman menjelajahi Jepang pada era feodal, Assassin's Creed Shadows patut masuk daftar. Dirilis pada 20 Maret 2025, game ini menghadirkan dua karakter dengan gaya bermain berbeda: Naoe sebagai shinobi yang mengandalkan kelincahan dan stealth, serta Yasuke sebagai samurai yang lebih kuat dalam pertarungan terbuka. Kombinasi tersebut membuat eksplorasi tidak terasa monoton karena pemain dapat menyesuaikan pendekatan sesuai situasi. Ubisoft juga memberikan perhatian besar pada sistem pencahayaan, cuaca, serta perubahan lingkungan untuk membuat dunia Jepang terasa lebih hidup.
Dari sisi perangkat, Assassin's Creed Shadows memperlihatkan bagaimana standar game AAA modern mulai meningkat. Steam mencantumkan 16 GB RAM dan GPU dengan VRAM 4–8 GB pada konfigurasi minimum, sementara game juga membutuhkan sekitar 115 GB ruang penyimpanan dan wajib dipasang pada SSD. Artinya, laptop dengan SSD dan GPU dedicated bukan lagi sekadar nilai tambah ketika ingin memainkan game AAA terbaru.
3. Crimson Desert
Buat gamer yang ingin mencoba judul yang lebih baru, Crimson Desert menjadi salah satu kandidat yang menarik perhatian pada 2026. Game dari Pearl Abyss ini membawa pemain ke Pywel, sebuah dunia open-world yang menggabungkan eksplorasi, pertarungan, quest, perjalanan menggunakan tunggangan, serta berbagai aktivitas lain. Skala dunianya membuat game ini lebih cocok dimainkan pada perangkat yang mempunyai ruang performa cukup, terutama ketika pemain ingin mempertahankan kualitas grafis tinggi.
Game ini juga mulai muncul dalam konten kreator gaming Indonesia setelah peluncurannya. Kehadiran gameplay lokal membuat calon pemain bisa mendapatkan gambaran yang lebih dekat mengenai pengalaman bermain tanpa harus hanya mengandalkan trailer resmi. Untuk pengguna PC, Crimson Desert menarik dijadikan salah satu tolok ukur ketika mempertimbangkan laptop baru karena game modern dengan dunia luas dan visual detail akan semakin bergantung pada kemampuan GPU, prosesor, RAM, dan sistem pendinginan secara bersamaan.
4. Dying Light: The Beast
Kalau RPG panjang bukan gaya bermainmu, Dying Light: The Beast menawarkan pengalaman yang lebih agresif. Game ini dirilis pada 18 September 2025 dan menggabungkan eksplorasi dunia terbuka dengan parkour, pertarungan jarak dekat, kendaraan, serta elemen survival. Pemain tidak hanya berjalan dari satu misi ke misi berikutnya, tetapi harus memanfaatkan lingkungan untuk bergerak dan menghadapi ancaman yang muncul.
Game ini juga cukup dikenal di kalangan penonton gaming Indonesia. Windah Basudara dan MiawAug sama-sama pernah membawakan Dying Light: The Beast dalam konten gameplay, sehingga judul ini memiliki jejak yang cukup jelas di ekosistem konten gaming lokal. Dari sisi hardware, kebutuhan Dying Light: The Beast juga menunjukkan bahwa game AAA modern membutuhkan perangkat yang tidak sekadar memiliki prosesor cepat. GPU dedicated dan RAM 16 GB menjadi kombinasi yang lebih masuk akal untuk gamer yang ingin memainkan game dengan dunia terbuka sekaligus mempertahankan visual dan frame rate yang nyaman.
5. Where Winds Meet
Jika ingin sesuatu yang berbeda dari formula open-world Barat, Where Winds Meet membawa pendekatan wuxia ke dalam dunia permainan yang luas. Game ini menawarkan latar Tiongkok pada masa perubahan politik dan memungkinkan pemain menjelajahi lingkungan, menggunakan berbagai teknik bela diri, menyelesaikan quest, hingga mengembangkan kemampuan karakter. Steam mencantumkan 16 GB RAM dan GTX 1060 6 GB sebagai kebutuhan minimum, sedangkan konfigurasi yang direkomendasikan naik hingga 32 GB RAM dan RTX 2070 Super, dengan kapasitas penyimpanan yang juga besar.
Perbedaan kebutuhan tersebut menunjukkan satu hal yang cukup penting bagi calon pembeli laptop gaming: spesifikasi minimum tidak selalu menjadi konfigurasi ideal untuk bermain dalam jangka panjang. Jika perangkat hanya memenuhi batas minimum, pemain mungkin tetap dapat menjalankan game, tetapi harus lebih banyak menyesuaikan kualitas grafis. Karena itu, memilih laptop dengan RAM 16 GB dan GPU yang lebih baru memberikan ruang yang lebih baik ketika menghadapi game-game generasi terbaru.
Game Open-World Makin Berat, Laptop Gaming Juga Perlu Disiapkan
Kelima game tersebut memperlihatkan pola yang cukup jelas. Game open-world modern tidak hanya membutuhkan prosesor yang kencang, tetapi juga GPU dedicated, RAM yang cukup, SSD, serta sistem pendinginan yang mampu mempertahankan performa ketika laptop digunakan dalam waktu lama. Terlebih, beberapa game seperti Kingdom Come: Deliverance II dan Assassin's Creed Shadows sudah menempatkan 16 GB RAM dan SSD sebagai bagian penting dari kebutuhan PC.
Karena itu, memilih laptop gaming sebaiknya tidak hanya berdasarkan nama prosesor. GPU justru menjadi salah satu komponen yang perlu diperhatikan ketika target utamanya adalah game AAA dengan dunia terbuka dan visual berat. RAM 16 GB juga lebih ideal untuk kondisi saat ini, sementara SSD membantu mempercepat proses pemuatan game dan menyediakan ruang yang lebih sesuai dengan ukuran game modern yang semakin besar.
Acer Nitro V15 untuk Gaming Full HD
Untuk pengguna yang ingin memainkan game modern sekaligus tetap menggunakan laptop untuk kuliah, pekerjaan, atau aktivitas sehari-hari, Acer Nitro V15 ANV15-52-56V5 bisa menjadi pilihan yang lebih seimbang. Konfigurasinya membawa Intel Core i5-13420H, NVIDIA GeForce RTX 5050 8 GB GDDR7, RAM 16 GB, dan SSD 512 GB. Kombinasi tersebut membuat laptop ini memiliki GPU dedicated generasi baru sekaligus kapasitas RAM yang sudah sesuai dengan kebutuhan banyak game modern. Layarnya berukuran 15,6 inci dengan resolusi Full HD dan refresh rate hingga 180 Hz, sehingga pengguna juga mendapatkan pengalaman visual yang responsif ketika memainkan game yang mampu menghasilkan frame rate tinggi. Spesifikasi seri Nitro V15 sendiri memang diarahkan Acer untuk kebutuhan gaming sekaligus multitasking.
Di Pegastore, konfigurasi tersebut ditawarkan dengan harga Rp18.499.000. Posisinya lebih cocok untuk gamer yang menjadikan Full HD sebagai target utama dan membutuhkan satu laptop untuk gaming sekaligus kebutuhan produktivitas, tanpa harus langsung mengambil perangkat dengan spesifikasi kelas yang lebih tinggi.
MSI Katana 15 HX untuk Gamer yang Mengejar Performa
Kalau kebutuhan utamanya adalah game AAA dan pengguna ingin memiliki ruang performa yang lebih besar, MSI Katana 15 HX B14WFK-092 menawarkan konfigurasi yang lebih tinggi. Laptop ini menggunakan Intel Core i7-14650HX dan NVIDIA GeForce RTX 5060 8 GB, ditambah RAM 16 GB serta SSD 512 GB. Prosesor tersebut memiliki 16 core dan 24 thread, sehingga bukan hanya gaming yang menjadi sasaran, tetapi juga aktivitas berat seperti editing video, rendering, maupun pembuatan konten. MSI sendiri menempatkan Katana 15 HX sebagai laptop untuk gaming, kreasi, dan performa berbasis AI.
Nilai tambah lainnya terletak pada layar 15,6 inci QHD 165 Hz. Resolusi yang lebih tinggi membuat tampilan game maupun pekerjaan visual terlihat lebih tajam dibanding Full HD, sedangkan refresh rate 165 Hz memberikan pengalaman yang lebih mulus ketika perangkat mampu menghasilkan frame rate tinggi. Pegastore menawarkan konfigurasi tersebut dengan harga Rp23.699.000. Laptop ini lebih tepat untuk gamer yang memang mengutamakan performa dan menginginkan perangkat yang juga siap digunakan untuk pekerjaan kreatif dengan beban lebih berat.
Jadi, Pilih yang Mana?
Kalau kebutuhanmu adalah memainkan game open-world modern pada resolusi Full HD sambil tetap menjaga anggaran, Acer Nitro V15 menjadi pilihan yang lebih masuk akal. Sementara itu, gamer yang menginginkan performa lebih tinggi, layar QHD, dan prosesor yang lebih bertenaga dapat mempertimbangkan MSI Katana 15 HX.
Pada akhirnya, laptop gaming yang tepat bukan selalu yang spesifikasinya paling tinggi. Yang lebih penting adalah memilih kombinasi hardware yang sesuai dengan game yang benar-benar ingin dimainkan dan aktivitas lain yang akan dilakukan setiap hari. Dengan begitu, laptop tidak hanya dipakai untuk mengejar FPS, tetapi juga tetap relevan untuk kuliah, kerja, membuat konten, maupun hiburan.
Tertarik mencari laptop gaming untuk memainkan game-game open-world terbaru? Hubungi sales Pegastore.ID untuk mendapatkan informasi harga, spesifikasi, dan rekomendasi laptop yang sesuai dengan kebutuhan serta budget kamu.
.png)
Kunjungi website Pegastore untuk info produk pegastore.id atau follow media sosial Pegastore untuk mendapat info penawaran lainnya:
Instagram: pegastore.id/instagram
Tiktok : pegastore.id/tiktok
Whatsapp : pegastore.id/whatsapp
Whatsapp Service : pegastore.id/service
Sudah Update Windows 11? Ini 5 Perubahan Baru yang Perlu Kamu Cek
Beli Printer Jangan Asal Murah, Ini Cara Memilih Printer Sesuai Kebutuhan
10 Game Populer yang Wajib Masuk Daftar Main di 2026
Jangan Asal Colok! Ini 7 Perangkat yang Berpotensi Membahayakan Laptop
PC Jangan Ditempel ke Tembok! Ini Cara Menjaga Airflow agar Komputer Tetap Optimal
Bukan Cuma Soal Suara, Ini Cara Memilih Headset Gaming Fantech Sesuai Gaya Main