Jl. C. Simanjuntak No. 37, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta
Hai, !
Keranjang
Keranjang
0
Riwayat Riwayat Riwayat Transaksi Profil Profil Saya Wishlist Wishlist Wishlist Logout
Hai, Pengguna!
Masuk atau Daftar
Menu
Kategori
Home Tentang Kami FAQ Price List Service Center Pegacare+ Artikel Karir
Jl. C. Simanjuntak No. 37, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta
!MERCHANDISE!MESIN KASIRPEGA 3D FIGURINEPEGACARE+
Tech News

Qualcomm Dorong CPU Oryon hingga 5 GHz, Ini Gebrakan Baru untuk Snapdragon

13-09-2026
Qualcomm Dorong CPU Oryon hingga 5 GHz, Ini Gebrakan Baru untuk Snapdragon

Qualcomm kembali mendorong batas performa prosesor smartphone. Generasi terbaru Qualcomm Oryon CPU diklaim mampu mencapai kecepatan 5 GHz, sekaligus membawa teknologi FlexCache yang dirancang untuk membuat akses data antara komponen CPU lebih fleksibel. Apa dampaknya bagi pengguna HP?

Performa smartphone flagship kini tidak lagi hanya soal membuka aplikasi dengan cepat. Gaming semakin berat, aplikasi editing membutuhkan pemrosesan lebih besar, sementara fitur artificial intelligence (AI) mulai berjalan langsung di perangkat. Kondisi tersebut membuat prosesor harus mampu menangani banyak pekerjaan sekaligus tanpa mudah kehilangan responsivitas.

Qualcomm mencoba menjawab kebutuhan tersebut melalui generasi terbaru Oryon CPU yang akan menjadi bagian dari platform Snapdragon flagship berikutnya. Dalam pengumuman pada 25 Agustus 2026, Qualcomm menyebut Oryon terbaru sebagai CPU mobile pertama yang mencapai 5 GHz, sekaligus memperkenalkan arsitektur cache baru bernama Qualcomm Oryon FlexCache. (Qualcomm, 2026).

Bukan Sekadar Mengejar Angka 5 GHz

Angka 5 GHz memang terdengar besar, tetapi kecepatan clock bukan satu-satunya penentu kinerja sebuah CPU. Qualcomm sendiri menekankan bahwa Oryon generasi terbaru menggabungkan frekuensi tinggi dengan peningkatan instructions per clock atau IPC. Sederhananya, IPC menggambarkan seberapa banyak pekerjaan yang dapat dilakukan prosesor dalam setiap siklus kerja.

Pendekatan ini penting karena prosesor modern tidak cukup hanya bekerja lebih cepat, tetapi juga harus mampu menyelesaikan pekerjaan secara efisien. Qualcomm mengatakan Oryon terbaru menggunakan desain yang sepenuhnya dikustomisasi, mulai dari microarchitecture hingga subsistem CPU, untuk mencapai frekuensi tersebut dalam batasan perangkat mobile. (Qualcomm, 2026).

Sebagai gambaran perkembangan Oryon, Snapdragon 8 Elite yang diperkenalkan pada 2024 membawa generasi kedua Oryon dengan kecepatan hingga 4,47 GHz. Setahun kemudian, Snapdragon 8 Elite Gen 5 menggunakan generasi ketiga Oryon dengan kecepatan hingga 4,74 GHz. Artinya, lompatan menuju 5 GHz menjadi kelanjutan dari strategi Qualcomm untuk terus meningkatkan performa CPU mobile. (Qualcomm, 2024 dan 2025).

Lalu, Apa Itu Oryon FlexCache?

Di sinilah bagian yang lebih menarik dari pengumuman Qualcomm.

CPU membutuhkan tempat penyimpanan data yang sangat cepat agar tidak terus-menerus mengambil informasi dari RAM. Tempat tersebut disebut cache. Secara sederhana, cache bisa dibayangkan seperti meja kerja CPU. Data yang sering dibutuhkan diletakkan sedekat mungkin dengan pekerja agar tidak perlu bolak-balik mengambilnya dari gudang.

Tom's Hardware menjelaskan bahwa cache merupakan memori berkecepatan tinggi yang menyimpan data yang kemungkinan segera dibutuhkan prosesor. Karena letaknya sangat dekat dengan CPU, aksesnya dapat berlangsung lebih cepat dibandingkan mengambil data dari memori utama. (Tom's Hardware, 2013 dan 2022).

Masalahnya, smartphone modern memiliki banyak jenis pekerjaan yang berjalan secara bersamaan. Sebuah aplikasi dapat berpindah tugas dari satu core ke core lainnya. Ketika data yang diperlukan tidak tersedia di cache, CPU harus mengambilnya dari tingkat memori berikutnya, bahkan sampai ke RAM. Proses tersebut dapat menambah waktu tunggu.

FlexCache dirancang untuk mengurangi masalah tersebut. Qualcomm menjelaskan bahwa core dengan karakteristik berbeda dapat mengakses satu pool cache yang sama, kemudian kapasitas cache dialokasikan secara dinamis sesuai kebutuhan workload. Dengan demikian, core yang sedang menangani pekerjaan berat dapat memanfaatkan ruang cache yang lebih besar ketika diperlukan. (Qualcomm, 2026).

Gaming Bisa Mendapat Manfaat, tetapi Bukan Berarti FPS Otomatis Naik

Bagi gamer, teknologi ini menarik karena game modern tidak hanya membutuhkan GPU. CPU tetap menangani berbagai pekerjaan seperti logika permainan, simulasi, AI karakter, komunikasi antarsistem, hingga pengelolaan assets.

Qualcomm menyebut akses cache yang lebih optimal dapat membantu menjaga performa dan kestabilan frame rate, sekaligus mengurangi kemungkinan stutter ketika pekerjaan berpindah antarkore. (Qualcomm, 2026).

Namun, 5 GHz tidak otomatis berarti FPS sebuah game akan naik dua kali lipat. Performa gaming tetap dipengaruhi GPU, sistem pendingin, RAM, penyimpanan, optimalisasi game, serta desain smartphone secara keseluruhan. Bahkan Qualcomm sendiri belum mengumumkan seluruh spesifikasi platform dan benchmark independen untuk Oryon 5 GHz tersebut. (9to5Google dan Qualcomm, 2026).

Artinya, manfaat yang lebih realistis untuk ditunggu adalah respons CPU yang lebih cepat dan konsistensi performa ketika smartphone menangani beban berat.

Multitasking dan AI Juga Jadi Sasaran

Bayangkan sedang bermain game, lalu berpindah ke aplikasi chat untuk membalas pesan, membuka browser, kemudian kembali ke game. Pekerjaan CPU tidak berhenti ketika pengguna berpindah aplikasi. Sistem harus mengatur banyak proses dan dapat memindahkan pekerjaan antarkore.

Qualcomm mengatakan FlexCache dirancang agar perpindahan pekerjaan tersebut tidak selalu dimulai dari kondisi cache yang kosong. Data yang masih relevan dapat tetap berada di cache sehingga proses berikutnya berpotensi berlangsung lebih efisien. (Qualcomm, 2026).

Hal serupa berlaku untuk AI di perangkat. Generasi Snapdragon terbaru semakin diarahkan untuk menjalankan AI secara lokal, sementara CPU berperan dalam mengatur berbagai tahapan pekerjaan. Qualcomm sebelumnya memperkenalkan Oryon pada Snapdragon 8 Elite 2024 bersama NPU Hexagon untuk mendukung on-device generative AI. Pada 2025, Snapdragon 8 Elite Gen 5 kembali memperluas kemampuan tersebut menuju pengalaman agentic AI. (Qualcomm, 2024 dan 2025).

Karena itu, perkembangan CPU seperti Oryon tidak hanya berkaitan dengan benchmark. Semakin banyak fungsi AI yang berjalan langsung di HP, semakin penting kemampuan perangkat mengatur dan memproses berbagai pekerjaan secara responsif.

Jadi, Apakah HP 5 GHz Akan Terasa Jauh Lebih Cepat?

Jawabannya: berpotensi, tetapi jangan melihat angka 5 GHz sendirian.

Pengalaman pengguna sebenarnya merupakan hasil kombinasi banyak komponen. CPU bertugas menjalankan berbagai instruksi, GPU menangani grafis, NPU membantu pemrosesan AI, RAM menyediakan ruang kerja sistem, sedangkan sistem pendingin membantu menjaga performa ketika perangkat bekerja keras dalam waktu lama.

Perkembangan Snapdragon 8 Elite sebelumnya menunjukkan bagaimana peningkatan arsitektur dapat terasa dalam penggunaan sehari-hari. Qualcomm pada 2024 mengklaim peningkatan CPU hingga 45 persen dibandingkan generasi sebelumnya, sementara pengujian Speedometer yang dipublikasikan Qualcomm menunjukkan peningkatan responsivitas web sebesar 62 persen dibanding Snapdragon 8 Gen 3. Angka tersebut merupakan hasil pengujian Qualcomm, sehingga tetap perlu dibaca sebagai klaim vendor, bukan jaminan performa untuk semua perangkat. (Qualcomm, 2024).

Yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih HP Flagship

Kemunculan CPU 5 GHz menunjukkan bahwa performa smartphone semakin bergeser dari sekadar perang angka menuju efisiensi arsitektur. Clock speed tetap penting, tetapi desain CPU, IPC, cache, GPU, NPU, RAM, pendinginan, dan optimalisasi software semuanya berpengaruh terhadap pengalaman akhir.

Bagi pengguna yang hanya membutuhkan media sosial, komunikasi, dan streaming, prosesor flagship mungkin terasa berlebihan. Namun, untuk pengguna yang sering bermain game berat, mengedit foto dan video, melakukan multitasking intensif, atau mulai memanfaatkan AI langsung dari smartphone, chipset kelas flagship dapat memberikan ruang performa yang lebih panjang untuk beberapa tahun ke depan.

Qualcomm dijadwalkan mengungkap lebih banyak detail mengenai platform Snapdragon flagship generasi berikutnya dalam Snapdragon Summit 2026 pada 22–24 September 2026. Untuk saat ini, Oryon 5 GHz dan FlexCache menjadi gambaran awal mengenai arah smartphone premium berikutnya: bukan cuma lebih cepat, tetapi semakin pintar dalam mengatur pekerjaan yang harus diselesaikan. (9to5Google, 2026).


Kunjungi website Pegastore untuk info produk pegastore.id atau follow media sosial Pegastore untuk mendapat info penawaran lainnya:

Instagram: pegastore.id/instagram 

Tiktok : pegastore.id/tiktok 

Whatsapp : pegastore.id/whatsapp

Whatsapp Service : pegastore.id/service

Artikel Lainnya
Lenovo IdeaPad Vibe Hadir, Tawarkan OLED dan Performa AI di Rp12 Jutaan  Lenovo IdeaPad Vibe Hadir, Tawarkan OLED dan Performa AI di Rp12 Jutaan PC Desktop Harga Rp5 Jutaan. Bisa Buat Kerja Apa Saja?PC Desktop Harga Rp5 Jutaan. Bisa Buat Kerja Apa Saja?Acer Pamer Gaming Handheld yang Bisa Jadi Laptop Mini, Satu Perangkat untuk Main dan KerjaAcer Pamer Gaming Handheld yang Bisa Jadi Laptop Mini, Satu Perangkat untuk Main dan KerjaWi-Fi 8 Bukan Cuma Soal Kecepatan, Ini yang Ingin Diperbaiki TP-LinkWi-Fi 8 Bukan Cuma Soal Kecepatan, Ini yang Ingin Diperbaiki TP-LinkLaptop Saja Mulai Terasa Kurang? Ini Alasan Monitor LG Cocok untuk WorkstationLaptop Saja Mulai Terasa Kurang? Ini Alasan Monitor LG Cocok untuk WorkstationBukan Cuma Menggambar, Ini Cara HUION Kamvas 13 Gen 2 Mendukung Pemula Bangun Portofolio DigitalBukan Cuma Menggambar, Ini Cara HUION Kamvas 13 Gen 2 Mendukung Pemula Bangun Portofolio Digital
Maskot Pegastore
loading
Pegastore icon
Live Chat