Jl. C. Simanjuntak No. 37, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta
Hai, !
Keranjang
Keranjang
0
Riwayat Riwayat Riwayat Transaksi Profil Profil Saya Wishlist Wishlist Wishlist Logout
Hai, Pengguna!
Masuk atau Daftar
Menu
Kategori
Home Tentang Kami FAQ Price List Service Center Pegacare+ Artikel Karir
Jl. C. Simanjuntak No. 37, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta
!MERCHANDISE!MESIN KASIRPEGA 3D FIGURINEPEGACARE+
Tech News

Laptop Saja Mulai Terasa Kurang? Ini Alasan Monitor LG Cocok untuk Workstation

10-09-2026
Laptop Saja Mulai Terasa Kurang? Ini Alasan Monitor LG Cocok untuk Workstation

Laptop memang menawarkan kepraktisan karena bisa dibawa bekerja dari mana saja. Namun, ketika pekerjaan mulai dipenuhi spreadsheet, dokumen, browser, aplikasi komunikasi, sampai tools berbasis AI, layar laptop yang terbatas bisa membuat aktivitas berpindah-pindah jendela terasa semakin merepotkan. Kondisi ini semakin relevan di tengah perubahan pola kerja digital. Microsoft dalam Work Trend Index 2025 menemukan 88% tenaga kerja di Indonesia mengaku kekurangan waktu atau energi untuk menyelesaikan pekerjaan, sementara 63% pemimpin bisnis menilai produktivitas perlu ditingkatkan. Laporan tersebut dirilis pada 2025 berdasarkan survei terhadap 31.000 pekerja di 31 negara serta data produktivitas Microsoft 365. (News Microsoft, 2025)

Ketika Layar Laptop Mulai Terasa Sempit

Coba bayangkan rutinitas seorang pekerja digital. Di satu sisi ada dokumen yang sedang dikerjakan, di sisi lain harus membuka browser untuk mencari referensi, lalu berpindah ke aplikasi komunikasi untuk mengecek pesan. Jika ditambah penggunaan AI untuk riset atau merangkum informasi, jumlah jendela yang perlu dipantau bisa semakin banyak. Penelitian yang dipublikasikan Frontiers in Virtual Reality pada 2023 bahkan menemukan bahwa dalam eksperimen pekerjaan produktivitas, kondisi menggunakan satu layar laptop menjadi yang paling lambat dibandingkan workstation dengan beberapa monitor fisik. Peserta juga menilai laptop lebih sulit digunakan ketika harus bolak-balik antarjendela. (Frontiers, 2023)

Artinya, menambahkan monitor bukan semata-mata soal membuat meja kerja terlihat lebih profesional. Layar tambahan dapat memberikan ruang untuk mempertahankan informasi penting tetap terlihat, sehingga pengguna tidak harus terus-menerus meminimalkan dan membuka kembali aplikasi. Temuan tersebut sejalan dengan tinjauan sistematis yang diterbitkan pada 2019. Dari 18 penelitian yang dianalisis, terdapat bukti moderat bahwa penggunaan beberapa monitor dapat meningkatkan efisiensi tugas dan mengurangi interaksi dengan desktop, meskipun posisi monitor tetap perlu diperhatikan agar tidak memicu postur leher yang kurang ideal. (PubMed, 2019)

LG 24U411B-B, Teman Kerja Laptop untuk Meja yang Lebih Ringkas

Untuk pengguna yang ingin menambah layar tanpa memenuhi meja, LG 24U411B-B bisa menjadi pilihan menarik. Monitor ini menggunakan panel IPS 23,8 inci dengan resolusi Full HD 1920 × 1080. Ukuran tersebut cukup lega untuk menempatkan dokumen, browser, atau aplikasi kerja berdampingan, tetapi masih relatif mudah ditempatkan di meja kerja rumahan. LG juga merancangnya dengan bezel yang sangat tipis di tiga sisi dan dudukan ramping sehingga tampilannya tetap terasa ringan, termasuk ketika digunakan dalam konfigurasi dua monitor. (LG DK, 2026)

Keunggulan lainnya ada pada LG Switch, fitur yang justru relevan untuk pekerja yang sering melakukan multitasking. Melalui aplikasi tersebut, layar dapat dibagi hingga enam bagian, sementara dukungan PBP dan PIP memungkinkan pengguna mengatur beberapa sumber input dalam satu layar. Dalam penggunaan sehari-hari, misalnya, satu area dapat digunakan untuk dokumen utama, area lain untuk referensi, sedangkan bagian berikutnya tetap menampilkan komunikasi kerja. (LG DK, 2026)

Pengalaman tersebut juga tidak harus berhenti ketika jam kerja selesai. Refresh rate 144Hz membuat pergerakan pada layar terasa lebih halus dibandingkan monitor dengan refresh rate yang lebih rendah, sehingga layar tetap menarik ketika digunakan untuk bermain game atau menikmati konten multimedia. LG juga membekali monitor ini dengan AMD FreeSync Premium untuk membantu mengurangi tearing serta menjaga tampilan game tetap mulus ketika dipasangkan dengan perangkat yang kompatibel. (LG DK, 2026)

Warna Lebih Siap untuk Kerja dan Hiburan

Monitor untuk workstation tidak selalu harus mengejar spesifikasi kelas profesional. Untuk kebutuhan harian seperti membuat presentasi, mengelola konten, melihat desain, menonton video, atau bermain game, panel IPS dengan cakupan sRGB 99% pada LG 24U411B-B sudah menjadi nilai tambah. LG menyebut kombinasi sRGB 99% dan HDR10 membantu menghasilkan reproduksi warna yang lebih akurat serta detail dan kontras yang lebih baik pada konten HDR yang kompatibel. (LG DK, 2026)

Fitur seperti ini membuat LG 24U411B-B lebih fleksibel daripada monitor yang hanya diarahkan untuk pekerjaan administrasi. Pekerja kreatif pemula, admin media sosial, mahasiswa, hingga pengguna yang sesekali bermain game bisa mendapatkan satu layar yang menjalankan beberapa fungsi sekaligus tanpa harus langsung membeli monitor dengan spesifikasi profesional yang lebih mahal.

Bagaimana dengan LG 27U411B-B?

Jika meja cukup luas dan prioritasnya adalah area kerja yang lebih lega, LG 27U411B-B menawarkan ukuran 27 inci dengan resolusi Full HD yang sama. Monitor ini tetap membawa panel IPS, refresh rate 144Hz, sRGB 99%, HDR10, AMD FreeSync, LG Switch, serta fitur pendukung gaming seperti Dynamic Action Sync dan Black Stabilizer. (LG DK, 2026)

Dengan harga Pegastore.ID sebesar Rp 1.190.000 untuk LG 24U411B-B dan Rp 1.500.000 untuk LG 27U411B-B, selisihnya Rp 310.000. Jadi, pilihannya cukup sederhana: 24U411B-B lebih menarik untuk pengguna yang mengejar efisiensi ruang dan harga, sedangkan 27U411B-B lebih cocok bagi mereka yang mengutamakan area layar yang lebih luas. Karena keduanya sama-sama Full HD, pengguna juga perlu mempertimbangkan jarak pandang dan ukuran meja sebelum menentukan pilihan.

Bukan Sekadar Soal Monitor, Posisi Kerja Juga Penting

Menambah monitor memang bisa membuat workstation lebih praktis, tetapi penempatannya tidak boleh asal. Sebuah penelitian mengenai home office yang dipublikasikan pada 2025 menemukan banyak monitor laptop ditempatkan terlalu rendah dibandingkan tinggi mata. Monitor eksternal pun sering dipasang terlalu rendah atau tidak berada tepat di depan pengguna, yang berpotensi membuat leher dan tubuh terus berputar saat bekerja. (PubMed Central (PMC), 2025)

Karena itu, monitor sebaiknya ditempatkan dengan posisi yang memungkinkan pengguna bekerja dalam postur netral. LG 24U411B-B dan 27U411B-B memiliki pengaturan kemiringan (tilt), sehingga sudut layar dapat disesuaikan dengan posisi duduk. Fitur ini sederhana, tetapi justru penting ketika monitor digunakan sebagai bagian dari workstation selama berjam-jam. (LG DK, 2026)

Siapa yang Paling Cocok Menggunakannya?

LG 24U411B-B paling cocok untuk pekerja kantoran, mahasiswa, freelancer, pengguna laptop yang membutuhkan layar tambahan, admin media sosial, hingga gamer yang memiliki ruang meja terbatas. Kombinasi IPS Full HD, 144Hz, sRGB 99%, FreeSync, dan LG Switch membuatnya tidak terpaku pada satu jenis aktivitas.

Sementara itu, LG 27U411B-B lebih cocok bagi pengguna yang memang mengutamakan layar besar, terutama pekerja yang sering membuka beberapa aplikasi sekaligus, pengguna yang banyak mengonsumsi multimedia, atau gamer yang ingin area pandang lebih luas. Tambahan Rp310.000 memberikan peningkatan ukuran layar yang cukup terasa, meski resolusinya tetap Full HD.

Saatnya Laptop Punya “Partner” di Meja Kerja

Laptop tetap menjadi perangkat yang praktis untuk mobilitas. Namun, ketika pekerjaan mulai menuntut banyak informasi tampil bersamaan, monitor eksternal dapat mengubah laptop dari perangkat kerja tunggal menjadi pusat workstation yang lebih lega. Penelitian menunjukkan keuntungan penggunaan beberapa layar dalam tugas tertentu, sementara tren pekerjaan digital juga memperlihatkan semakin banyaknya aktivitas yang harus ditangani dalam satu hari. (Frontiers, 2023)

LG 24U411B-B dan 27U411B-B menarik karena keduanya tidak hanya menawarkan layar tambahan. 144Hz dan AMD FreeSync membawa nilai untuk gaming, IPS dan sRGB 99% mendukung kebutuhan visual, sedangkan LG Switch menjawab kebutuhan multitasking yang semakin umum dalam pekerjaan modern. Dengan harga Rp1 jutaan, keduanya bisa menjadi pertimbangan bagi pengguna yang merasa layar laptop mulai tidak cukup untuk semua aktivitas.

Tertarik menambah monitor untuk workstation di rumah atau kantor? Hubungi sales Pegastore.ID untuk mendapatkan informasi produk, ketersediaan unit, dan penawaran terbaru.


Kunjungi website Pegastore untuk info produk pegastore.id atau follow media sosial Pegastore untuk mendapat info penawaran lainnya:

Instagram: pegastore.id/instagram 

Tiktok : pegastore.id/tiktok 

Whatsapp : pegastore.id/whatsapp

Whatsapp Service : pegastore.id/service

Artikel Lainnya
Wi-Fi 8 Bukan Cuma Soal Kecepatan, Ini yang Ingin Diperbaiki TP-LinkWi-Fi 8 Bukan Cuma Soal Kecepatan, Ini yang Ingin Diperbaiki TP-LinkBukan Cuma Menggambar, Ini Cara HUION Kamvas 13 Gen 2 Mendukung Pemula Bangun Portofolio DigitalBukan Cuma Menggambar, Ini Cara HUION Kamvas 13 Gen 2 Mendukung Pemula Bangun Portofolio DigitalLenovo Legion Dipakai di Esports World Cup 2026, Ini Perangkat yang Digunakan Saat PertandinganLenovo Legion Dipakai di Esports World Cup 2026, Ini Perangkat yang Digunakan Saat PertandinganHarga RAM Naik hingga 500% Gara-Gara AI, Kapan Waktu Upgrade Laptop yang Tepat?Harga RAM Naik hingga 500% Gara-Gara AI, Kapan Waktu Upgrade Laptop yang Tepat?Xiaomi XRing O3 Makin Serius, Performa Flagship Mulai Tantang Apple A19 ProXiaomi XRing O3 Makin Serius, Performa Flagship Mulai Tantang Apple A19 ProGPU Modern Makin Pintar Mengatur Performa, Masih Perlukah Overclock di 2026?GPU Modern Makin Pintar Mengatur Performa, Masih Perlukah Overclock di 2026?
Maskot Pegastore
loading
Pegastore icon
Live Chat