

Pernah menghapus folder hasil edit video, koleksi foto, backup proyek, atau ribuan file tugas kuliah, tetapi justru harus menunggu lama karena File Explorer menampilkan proses "Calculating..."? Meski menggunakan SSD yang cepat, kondisi seperti ini masih sering dialami banyak pengguna Windows 11.
Kabar baiknya, Microsoft sedang menyiapkan peningkatan performa yang membuat proses menghapus file berukuran besar maupun folder yang berisi sangat banyak file menjadi lebih cepat. Pembaruan ini memang terlihat sederhana, tetapi dampaknya cukup besar bagi pengguna yang rutin mengelola banyak data setiap hari. Berdasarkan pengumuman Windows 11 Insider Preview Build 26300.8935, Microsoft telah mengoptimalkan File Explorer agar proses penghapusan file pada skenario tertentu dapat berlangsung lebih efisien dibanding sebelumnya (Microsoft Windows Insider Blog, 2026; Windows Latest, 2026).
Mengapa Menghapus File Besar di Windows Selama Ini Terasa Lambat?

Banyak orang mengira penyebabnya adalah ukuran file yang terlalu besar. Padahal, kenyataannya tidak sesederhana itu.
Sebelum benar-benar menghapus file, File Explorer harus melakukan berbagai proses di belakang layar. Sistem akan menghitung jumlah file, membaca metadata, mengecek struktur folder, memastikan tidak ada file yang sedang digunakan aplikasi lain, hingga menghitung estimasi waktu penghapusan. Semakin banyak file kecil di dalam satu folder, semakin lama pula proses tersebut berlangsung karena Windows harus memprosesnya satu per satu.
Situasi ini sering terjadi pada folder hasil proyek desain grafis, source code pemrograman, aset gim, cache aplikasi, maupun hasil render video yang berisi puluhan ribu hingga jutaan file kecil. Bahkan pada SSD sekalipun, waktu yang dihabiskan untuk membaca metadata sering kali lebih lama dibanding proses menghapus datanya sendiri. (Microsoft Windows Developer Blog, 2023; Windows Latest, 2026).
Fenomena tersebut juga banyak dibahas oleh komunitas pengguna Windows. Dalam diskusi di Reddit pada Juli 2026, sejumlah pengguna mengaku proses menghapus folder dengan ratusan ribu hingga jutaan file kecil dapat memakan waktu puluhan menit hanya untuk tahap perhitungan (calculating), sebelum proses penghapusan benar-benar dimulai. Hal ini menunjukkan bahwa kendala tersebut memang dirasakan oleh banyak pengguna, terutama mereka yang bekerja dengan file dalam jumlah besar. (Reddit r/Windows11, 2026).
Microsoft Mulai Mengoptimalkan File Explorer

Melalui pembaruan terbaru untuk pengguna Windows Insider, Microsoft menghadirkan optimasi pada File Explorer agar proses penghapusan file besar maupun folder dengan banyak file menjadi lebih responsif.
Perusahaan memang belum mengungkapkan secara rinci perubahan teknis yang dilakukan. Namun, berbagai laporan menunjukkan bahwa Windows kini mampu menangani proses penghapusan dengan lebih efisien pada kondisi tertentu sehingga pengguna tidak lagi harus menunggu terlalu lama hanya karena File Explorer sedang menghitung isi folder.
Peningkatan ini merupakan bagian dari upaya Microsoft dalam meningkatkan performa Windows secara keseluruhan. Sebelumnya, perusahaan juga telah mempercepat proses membuka File Explorer, mengurangi lag, meningkatkan performa saat mengekstrak file ZIP berisi banyak file kecil, hingga memperbaiki berbagai proses input/output (I/O) pada sistem penyimpanan. (Microsoft Windows Insider Blog, Maret 2025; Microsoft Windows Developer Blog, 2023).
Siapa yang Paling Merasakan Manfaatnya?

Bagi sebagian pengguna, peningkatan ini mungkin terasa biasa saja. Namun, untuk pekerjaan tertentu, waktu yang dihemat bisa cukup signifikan.
Sebagai contoh, seorang editor video biasanya menghasilkan ribuan file cache, proxy, dan hasil render setiap kali menyelesaikan proyek. Setelah pekerjaan selesai, folder tersebut perlu dihapus agar ruang penyimpanan kembali lega. Sebelumnya, proses ini dapat berlangsung cukup lama, terutama jika jumlah file sangat banyak.
Hal serupa juga dialami programmer yang bekerja dengan ribuan file dependency, fotografer yang mengelola ribuan foto RAW, desainer grafis yang sering membersihkan folder aset lama, hingga gamer yang ingin menghapus shader cache atau data gim sebelum melakukan instalasi ulang.
Tidak heran jika komunitas pengguna Windows menyambut positif perubahan ini karena masalah tersebut telah bertahan selama bertahun-tahun. Beberapa pengguna bahkan menyebut proses calculating di File Explorer sering kali terasa lebih lama dibanding proses menghapus file itu sendiri. (Reddit r/Windows11, 2026; Reddit r/pcmasterrace, 2026).
SSD Tetap Penting, Tetapi Software Juga Berperan Besar

Selama ini banyak orang menganggap membeli SSD otomatis membuat semua aktivitas penyimpanan menjadi instan. Faktanya, kecepatan perangkat keras hanyalah salah satu faktor.
Proses membaca struktur folder, mengelola metadata, hingga menjalankan berbagai operasi sistem tetap bergantung pada bagaimana Windows mengelola penyimpanan. Itulah sebabnya Microsoft terus melakukan optimasi pada File Explorer agar performa SSD modern dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Microsoft sendiri telah beberapa kali melakukan peningkatan pada sistem penyimpanan Windows, termasuk menghadirkan Dev Drive berbasis ReFS yang mampu meningkatkan performa berbagai aktivitas pengelolaan file untuk kebutuhan pengembangan perangkat lunak. Langkah tersebut menunjukkan bahwa perusahaan memang terus berinvestasi pada peningkatan performa sistem file Windows, bukan hanya menghadirkan fitur baru. (Microsoft Windows Developer Blog, 2023; Microsoft Learn, 2024).
Tetap Jaga Storage Agar Performa Laptop Konsisten

Meski pembaruan Windows membantu mempercepat proses penghapusan file, kebiasaan pengguna tetap berpengaruh terhadap performa penyimpanan dalam jangka panjang.
Microsoft menyarankan pengguna untuk rutin menjaga kapasitas penyimpanan tetap lega melalui fitur Storage Sense, menghapus file yang sudah tidak digunakan, serta membiarkan Windows menjalankan proses optimasi penyimpanan secara otomatis. Pada HDD, Windows akan melakukan proses defragmentation, sedangkan pada SSD sistem menjalankan proses TRIM untuk membantu menjaga performa penyimpanan tetap optimal. (Microsoft Support, diperbarui 2025).
Jika laptop sering digunakan untuk mengedit video, membuat konten, atau menyimpan proyek berukuran besar, memilih SSD dengan kapasitas lebih besar juga dapat membantu mengurangi risiko penyimpanan cepat penuh. Dengan ruang kosong yang cukup, sistem memiliki keleluasaan lebih baik dalam mengelola file sehingga performa tetap stabil saat digunakan setiap hari.
Pembaruan Kecil yang Berdampak Besar bagi Produktivitas

Sekilas, peningkatan kecepatan menghapus file mungkin terdengar sebagai perubahan kecil. Namun, bagi pengguna yang setiap hari berurusan dengan ribuan file, waktu yang dihemat bisa sangat berarti.
Optimasi ini juga menunjukkan bahwa Microsoft tidak hanya berfokus menghadirkan fitur berbasis AI, tetapi tetap memperhatikan pengalaman dasar yang sering digunakan pengguna setiap hari. Ketika dikombinasikan dengan laptop modern yang menggunakan SSD NVMe berkecepatan tinggi, RAM yang memadai, dan prosesor generasi terbaru, pengalaman menggunakan Windows 11 akan terasa semakin responsif, mulai dari membuka aplikasi, memindahkan file, hingga membersihkan ruang penyimpanan setelah pekerjaan selesai.
Bagi pengguna yang sedang mempertimbangkan laptop baru untuk kebutuhan produktivitas, kreatif, maupun pekerjaan profesional, memilih perangkat dengan spesifikasi penyimpanan yang cepat akan membantu memaksimalkan manfaat dari berbagai peningkatan performa yang terus dihadirkan Windows di masa mendatang.
.png)
Kunjungi website Pegastore untuk info produk pegastore.id atau follow media sosial Pegastore untuk mendapat info penawaran lainnya:
Instagram: pegastore.id/instagram
Tiktok : pegastore.id/tiktok
Whatsapp : pegastore.id/whatsapp
Whatsapp Service : pegastore.id/service
Privasi Meningkat atau Penipuan Makin Mudah? Fitur Username WhatsApp Tuai Sorotan
Harga MacBook dan iPad Naik, Ternyata AI Jadi Salah Satu Penyebabnya
Kerja dari Kafe sampai Workspace, ASUS Vivobook Go 14 Jadi Laptop Praktis untuk Aktivitas Harian
AI Kini Bisa Mengurus Pembukuan Sendiri? Begini Cara Teknologi Baru Mengubah Dunia Kerja Modern
Masih Ngebet Cari MacBook Air M1? Coba Cek Dulu Laptop Baru di Harga yang Mirip Ini
Mau Beli iPad mini Sekarang atau Tunggu iPad mini 8? Ini Bocoran Fitur dan Pertimbangannya