Jl. C. Simanjuntak No. 37, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta
Hai, !
Keranjang
Keranjang
0
Riwayat Riwayat Riwayat Transaksi Profil Profil Saya Wishlist Wishlist Wishlist Logout
Hai, Pengguna!
Masuk atau Daftar
Menu
Kategori
Home Tentang Kami FAQ Price List Service Center Artikel Karir
Jl. C. Simanjuntak No. 37, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta
!MERCHANDISE!MESIN KASIRPEGA 3D FIGURINEPEGACARE+
Tech News

Wi-Fi Rumah Masih Lemot Meski Sudah Pakai Extender? Ini Penyebabnya dan Solusi yang Lebih Tepat

31-07-2026
Wi-Fi Rumah Masih Lemot Meski Sudah Pakai Extender? Ini Penyebabnya dan Solusi yang Lebih Tepat

Pernah merasa kesal karena sinyal Wi-Fi di ruang tamu terasa kencang, tetapi begitu masuk kamar atau naik ke lantai dua, koneksi langsung melemah? Banyak orang mencoba mengatasi masalah ini dengan membeli Wi-Fi extender. Bahkan tidak sedikit yang berpikir bahwa menambah dua atau tiga extender sekaligus akan membuat sinyal semakin kuat di seluruh rumah.

Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian. Menambahkan banyak Wi-Fi extender memang memungkinkan, tetapi bukan berarti kualitas internet akan otomatis meningkat. Dalam beberapa kondisi, cara ini justru bisa membuat koneksi terasa lebih lambat dan kurang stabil. Informasi ini juga dijelaskan dalam artikel Yahoo Tech yang membahas penggunaan beberapa Wi-Fi extender dalam satu jaringan rumah. Selain itu, berbagai produsen perangkat jaringan seperti TP-Link, Netgear, dan D-Link juga memiliki panduan serupa mengenai keterbatasan teknologi extender dibandingkan sistem jaringan yang lebih modern. (Sumber: Yahoo Tech, 2026; Netgear, 2025; TP-Link Support, 2025).

Mengapa Banyak Orang Memilih Wi-Fi Extender?

Wi-Fi extender menjadi solusi populer karena harganya relatif terjangkau dan pemasangannya sangat mudah. Pengguna cukup mencolokkan perangkat ke stopkontak, melakukan konfigurasi singkat, lalu extender akan menangkap sinyal dari router utama dan memancarkannya kembali ke area yang sebelumnya sulit dijangkau.

Bagi penghuni rumah tipe 36 hingga 70, apartemen, kos-kosan, atau kantor kecil, extender sering kali menjadi solusi praktis untuk mengatasi satu atau dua area blank spot. Berdasarkan panduan resmi TP-Link dan D-Link, extender memang dirancang untuk memperluas jangkauan sinyal tanpa perlu menarik kabel jaringan tambahan ke ruangan lain. (Sumber: TP-Link Support Center, 2025; D-Link Technical Support, 2025).

Dalam penggunaan sehari-hari, extender biasanya cukup membantu ketika router berada di ruang tengah, sementara kamar tidur atau ruang kerja berada di bagian paling ujung rumah. Dengan menempatkan extender di lokasi yang tepat, pengguna dapat menikmati koneksi yang lebih stabil untuk aktivitas seperti rapat daring, menonton video streaming, hingga mengakses media sosial.

Apakah Boleh Menggunakan Lebih dari Satu Wi-Fi Extender?

Secara teknis, jawabannya adalah boleh. Sebagian besar router modern dapat terhubung dengan beberapa extender sekaligus. Namun, hal yang sering tidak dipahami pengguna adalah setiap extender tetap membutuhkan sinyal yang kuat dari router utama untuk bekerja secara optimal.

Masalah mulai muncul ketika extender kedua ditempatkan terlalu jauh atau bahkan menerima sinyal dari extender pertama, bukan langsung dari router. Kondisi ini membuat data harus melewati beberapa "tahapan" sebelum sampai ke perangkat pengguna. Semakin panjang jalur tersebut, semakin besar potensi terjadinya penurunan kecepatan dan peningkatan latensi.

Netgear menjelaskan bahwa setiap proses pengulangan sinyal berpotensi mengurangi efisiensi bandwidth, terutama pada extender yang menggunakan jalur komunikasi yang sama untuk menerima dan mengirim data. Akibatnya, pengguna mungkin melihat indikator sinyal penuh, tetapi kecepatan internet terasa jauh lebih lambat dibandingkan saat berada dekat router utama. (Sumber: Netgear Learning Center, 2025).

Kenapa Internet Bisa Tetap Lemot Meski Sudah Pakai Extender?

Banyak pengguna mengira masalah utama ada pada jangkauan sinyal, padahal dalam praktiknya terdapat beberapa faktor lain yang turut memengaruhi performa jaringan.

Salah satu penyebab paling umum adalah posisi pemasangan extender yang kurang tepat. Tidak sedikit pengguna menempatkan extender tepat di area yang sinyalnya sudah sangat lemah. Padahal, extender idealnya dipasang di titik yang masih menerima sinyal cukup kuat dari router agar perangkat tersebut memiliki "bahan baku" yang baik untuk dipancarkan kembali.

Selain itu, gangguan dari tembok beton, furnitur besar, peralatan elektronik, hingga jaringan Wi-Fi tetangga juga dapat memengaruhi kualitas sinyal. Menurut penelitian yang dipublikasikan oleh IEEE Communications Society, material bangunan seperti beton bertulang dan logam mampu mengurangi kekuatan sinyal Wi-Fi secara signifikan dibandingkan dinding gypsum atau kayu. (Sumber: IEEE Communications Society, 2024).

Kondisi seperti ini cukup umum ditemukan di Indonesia, terutama pada rumah bertingkat, rumah dengan banyak sekat ruangan, atau bangunan yang menggunakan struktur beton tebal.

Saat Satu Extender Sudah Cukup

Tidak semua rumah membutuhkan banyak perangkat tambahan. Untuk hunian berukuran kecil hingga menengah dengan satu titik sinyal lemah, penggunaan satu extender biasanya sudah mampu memberikan peningkatan yang cukup terasa.

Misalnya, sebuah keluarga menggunakan router dari penyedia internet yang ditempatkan di ruang tamu. Aktivitas sehari-hari seperti bekerja menggunakan laptop, mengikuti kelas daring, dan menonton Netflix sebagian besar dilakukan di kamar belakang yang berada cukup jauh dari router. Dalam situasi seperti ini, satu extender yang dipasang di area tengah rumah sering kali sudah cukup untuk memperluas jangkauan sinyal tanpa perlu investasi perangkat tambahan lainnya.

Karena alasan inilah extender masih menjadi salah satu perangkat jaringan yang paling banyak direkomendasikan untuk kebutuhan rumah tangga sederhana. (Sumber: TP-Link Community Forum, 2025; D-Link User Guide, 2025).

Kapan Sebaiknya Beralih ke Mesh Wi-Fi?

Ketika rumah memiliki dua lantai, luas bangunan yang besar, atau jumlah perangkat yang terus bertambah, sistem Mesh Wi-Fi biasanya menjadi pilihan yang lebih ideal dibandingkan menambah extender satu per satu.

Berbeda dengan extender yang hanya mengulang sinyal, Mesh Wi-Fi dirancang sebagai satu ekosistem jaringan yang saling terhubung. Seluruh perangkat Mesh bekerja bersama membentuk satu jaringan Wi-Fi dengan nama yang sama sehingga pengguna tidak perlu berpindah koneksi saat berpindah ruangan.

Teknologi ini semakin populer dalam beberapa tahun terakhir karena banyak digunakan pada rumah modern yang memiliki Smart TV, CCTV online, perangkat smart home, konsol game, laptop kerja, hingga puluhan perangkat yang terhubung secara bersamaan. Menurut laporan pasar jaringan rumah dari IDC, permintaan perangkat Mesh terus meningkat karena menawarkan pengalaman koneksi yang lebih stabil dibandingkan solusi extender tradisional. (Sumber: IDC Home Networking Market Report, 2025; Netgear, 2025).

Bayangkan sebuah rumah dua lantai dengan tiga kamar tidur, CCTV yang aktif selama 24 jam, televisi pintar di ruang keluarga, serta beberapa anggota keluarga yang rutin melakukan video conference. Dalam situasi seperti ini, penggunaan Mesh biasanya mampu memberikan pengalaman yang lebih konsisten dibandingkan memasang dua atau tiga extender sekaligus.

Solusi Mana yang Paling Cocok untuk Anda?

Pemilihan perangkat jaringan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi bangunan. Pengguna yang hanya mengalami satu area blank spot biasanya sudah cukup menggunakan extender. Namun, untuk rumah besar, kantor kecil, atau lingkungan dengan banyak perangkat aktif secara bersamaan, sistem Mesh Wi-Fi menawarkan keunggulan yang lebih terasa dalam jangka panjang.

Yang terpenting, jangan langsung membeli extender tambahan hanya karena sinyal masih terasa kurang maksimal. Pastikan terlebih dahulu posisi router sudah ideal, jumlah perangkat yang terhubung masih wajar, dan tidak ada hambatan fisik yang terlalu banyak di antara router dan area penggunaan.

Menghubungkan beberapa Wi-Fi extender ke satu router memang memungkinkan, tetapi bukan selalu solusi terbaik untuk memperluas jangkauan internet. Dalam banyak kasus, menambah extender justru dapat menyebabkan penurunan performa apabila penempatannya tidak tepat atau jaringan sudah terlalu kompleks.

Bagi pengguna rumahan yang hanya memiliki satu titik sinyal lemah, extender masih menjadi pilihan yang praktis dan ekonomis. Namun, jika kebutuhan internet sudah semakin tinggi, rumah memiliki banyak ruangan, atau perangkat yang terhubung terus bertambah, beralih ke sistem Mesh Wi-Fi bisa menjadi investasi yang lebih tepat untuk jangka panjang.

Masih bingung memilih antara Wi-Fi Extender, Router, atau Mesh Wi-Fi untuk kebutuhan rumah maupun kantor? Tim Sales Pegastore.ID siap membantu memberikan rekomendasi perangkat jaringan yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda. Hubungi Pegastore.ID sekarang dan temukan solusi internet yang lebih stabil untuk aktivitas sehari-hari.


Kunjungi website Pegastore untuk info produk pegastore.id atau follow media sosial Pegastore untuk mendapat info penawaran lainnya:

Instagram: pegastore.id/instagram 

Tiktok : pegastore.id/tiktok 

Whatsapp : pegastore.id/whatsapp

Whatsapp Service : pegastore.id/service

Artikel Lainnya
Samsung Mulai Produksi HBM4, Teknologi Memori yang Akan Membuat AI Semakin CepatSamsung Mulai Produksi HBM4, Teknologi Memori yang Akan Membuat AI Semakin CepatLaptop Makin Pintar, Tapi Kenapa RAM yang Dibutuhkan Juga Semakin Besar?Laptop Makin Pintar, Tapi Kenapa RAM yang Dibutuhkan Juga Semakin Besar?Ryzen AI 400 Series Resmi Diperkenalkan, AMD Siap Sambut Era Laptop AI Generasi KetigaRyzen AI 400 Series Resmi Diperkenalkan, AMD Siap Sambut Era Laptop AI Generasi KetigaBingung Pilih Laptop Teknik? Ini Rekomendasi Berdasarkan Kebutuhan Software KuliahBingung Pilih Laptop Teknik? Ini Rekomendasi Berdasarkan Kebutuhan Software KuliahLenovo Yoga Slim 7 Aura Edition Jadi Laptop Kerja yang Relevan untuk Quiet Quitting di Era Produktivitas BaruLenovo Yoga Slim 7 Aura Edition Jadi Laptop Kerja yang Relevan untuk Quiet Quitting di Era Produktivitas BaruBekerja dari Mana Saja? Ini Setup MSI yang Siap Menemani Aktivitas HarianBekerja dari Mana Saja? Ini Setup MSI yang Siap Menemani Aktivitas Harian
Maskot Pegastore
loading
Pegastore icon
Live Chat