Jl. C. Simanjuntak No. 37, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta
Hai, !
Keranjang
Keranjang
0
Riwayat Riwayat Riwayat Transaksi Profil Profil Saya Wishlist Wishlist Wishlist Logout
Hai, Pengguna!
Masuk atau Daftar
Menu
Kategori
Home Tentang Kami FAQ Price List Service Center Artikel Karir
Jl. C. Simanjuntak No. 37, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta
!MERCHANDISE!MESIN KASIRPEGA 3D FIGURINEPEGACARE+
Tech News

Bingung Pilih Tablet? Motorola Baru Saja Menunjukkan Cara Menentukannya

23-07-2026
Bingung Pilih Tablet? Motorola Baru Saja Menunjukkan Cara Menentukannya

Di tengah tren paperless, kelas online, kerja fleksibel, hingga kebiasaan mengonsumsi hiburan secara digital, tablet kini memiliki peran yang jauh lebih luas dibandingkan dengan beberapa tahun lalu. Jika dulu tablet identik dengan perangkat untuk menonton video atau bermain gim ringan, kini banyak mahasiswa menggunakannya untuk mencatat materi kuliah, pekerja memanfaatkannya untuk rapat daring, dan kreator konten mengandalkannya untuk menggambar maupun mengedit karya secara mobile. Fenomena ini juga terlihat dari meningkatnya popularitas konten digital note-taking, study with me, hingga tablet setup di TikTok, Instagram, dan YouTube sepanjang 2024–2026 (Motorola Indonesia, 2026; Reddit Community Discussion tentang penggunaan tablet untuk produktivitas, 2025–2026; serta laporan tren perangkat mobile dari Counterpoint Research, 2025).

Menariknya, Motorola tampaknya memahami bahwa kebutuhan setiap pengguna tidaklah sama. Karena itulah perusahaan menghadirkan tiga tablet dengan segmentasi berbeda melalui Moto Pad 60 Lite, Moto Pad 60 Neo, dan Moto Pad 60 Pro. Ketiganya memang sama-sama tablet Android, tetapi dirancang untuk tipe pengguna yang berbeda sehingga calon pembeli tidak perlu membayar fitur yang sebenarnya tidak mereka butuhkan (Motorola Indonesia, halaman resmi Moto Pad 60 Series, 2026).

Kalau Kebutuhanmu Sekolah, Nonton, dan Membaca Ebook, Moto Pad 60 Lite Bisa Jadi Pilihan Rasional

Bagi pelajar, pengguna rumahan, atau siapa saja yang membutuhkan perangkat kedua selain smartphone, Moto Pad 60 Lite menjadi opsi yang masuk akal. Tablet ini dibangun dengan fokus pada kenyamanan penggunaan sehari-hari, mulai dari membaca ebook, mengikuti kelas daring, membuka dokumen PDF, hingga menikmati layanan streaming favorit. Motorola membekalinya dengan layar yang cukup lega untuk membaca materi belajar tanpa membuat mata cepat lelah, sementara sistem audio Dolby Atmos membuat pengalaman menonton terasa lebih imersif dibandingkan dengan speaker standar pada tablet kelas pemula (Motorola Indonesia Moto Pad 60 Lite, 2026).

Fenomena penggunaan tablet sebagai pengganti buku cetak juga semakin terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak mahasiswa dan siswa kini menyimpan modul, jurnal, maupun bahan presentasi dalam bentuk digital untuk mengurangi kebutuhan mencetak dokumen. Menurut laporan Education Technology Insights (2025), penggunaan perangkat digital untuk mengakses materi pembelajaran terus meningkat karena dianggap lebih praktis dan efisien. Dalam kondisi seperti ini, Moto Pad 60 Lite menawarkan keseimbangan yang menarik antara harga dan fungsi tanpa memaksa pengguna membayar spesifikasi kelas premium yang mungkin tidak akan dimanfaatkan secara maksimal.

Jika dibandingkan dengan tablet lain di kelas harga yang serupa seperti Redmi Pad SE atau Honor Pad X8a, Moto Pad 60 Lite memiliki nilai tambah berupa integrasi ekosistem Android modern dan pengalaman multimedia yang cukup kompetitif untuk penggunaan harian. Karena itulah perangkat ini lebih cocok direkomendasikan kepada pelajar, pengguna keluarga, atau orang tua yang ingin memberikan perangkat belajar digital kepada anak tanpa mengeluarkan anggaran terlalu besar. (Motorola Indonesia, 2026; Honor Global, 2025; Xiaomi Global, 2025).

Kalau Kebutuhanmu Multitasking, Meeting, dan Catatan Digital, Moto Pad 60 Neo Lebih Relevan

Belakangan ini, tren mencatat secara digital menjadi salah satu alasan utama meningkatnya minat masyarakat terhadap tablet. Di media sosial, konten yang menampilkan mahasiswa membuat rangkuman kuliah menggunakan stylus atau pekerja yang menandatangani dokumen langsung dari tablet mendapatkan jutaan tayangan. Banyak pengguna menganggap metode ini lebih praktis karena seluruh catatan tersimpan di satu perangkat dan dapat diakses kapan saja. (TikTok Trends Report, 2025; Reddit Note-Taking Community, 2025–2026).

Moto Pad 60 Neo hadir tepat untuk kebutuhan tersebut. Layar 2.5K berukuran 11 inci memberikan ruang kerja yang nyaman ketika membuka dua aplikasi sekaligus, sementara refresh rate 90 Hz membuat navigasi terasa lebih halus saat berpindah antar dokumen maupun mencatat menggunakan stylus. Kehadiran fitur split screen dan floating window juga membantu pengguna yang sering membuka dokumen sambil mengikuti rapat daring atau mengerjakan tugas. (Motorola Indonesia Moto Pad 60 Neo, 2026).

Dalam penggunaan sehari-hari, tablet seperti ini sangat relevan untuk mahasiswa yang harus membaca jurnal sambil mencatat poin penting, pekerja yang mengikuti rapat Zoom sambil membuka presentasi, atau pemilik usaha kecil yang perlu memeriksa laporan tanpa harus membawa laptop setiap saat. Dukungan baterai berkapasitas besar juga membuat aktivitas tersebut dapat dilakukan lebih lama tanpa terlalu sering mencari colokan listrik. Karena itulah Moto Pad 60 Neo berada pada posisi yang menarik sebagai tablet produktivitas menengah yang tidak terlalu mahal tetapi sudah menawarkan pengalaman kerja yang jauh lebih serius dibanding tablet entry-level (Motorola Indonesia, 2026).

Jika melihat kompetitornya, Moto Pad 60 Neo berada di area yang sama dengan Redmi Pad Pro dan Lenovo Tab Plus. Namun, fokus utamanya bukan sekadar hiburan, melainkan memberikan pengalaman multitasking yang lebih dekat dengan kebutuhan kerja dan pendidikan modern. Segmen pengguna yang paling cocok untuk perangkat ini adalah mahasiswa aktif, pekerja kantoran, guru, dosen, serta pengguna yang mulai beralih ke sistem pencatatan digital (Motorola Indonesia, 2026; Lenovo, 2025; Xiaomi, 2025).

Kalau Kebutuhanmu Editing, Desain, dan Produktivitas Tinggi, Moto Pad 60 Pro Menjadi Jawabannya

Tidak semua orang membeli tablet hanya untuk konsumsi konten. Ada juga kelompok pengguna yang membutuhkan perangkat portabel untuk menggambar, membuat ilustrasi, mengedit foto, mengelola media sosial, hingga menyusun presentasi bisnis. Tren ini semakin berkembang seiring meningkatnya jumlah pekerja kreatif dan freelancer yang membutuhkan perangkat ringan tetapi tetap bertenaga. Menurut laporan Adobe Creative Trends (2025), semakin banyak kreator yang memanfaatkan perangkat mobile untuk mempercepat alur kerja mereka. (Adobe Creative Trends Report, 2025).

Moto Pad 60 Pro dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut. Layar 12,7 inci beresolusi tinggi memberikan ruang kerja yang jauh lebih luas dibanding tablet biasa, sementara refresh rate 144Hz membuat pengalaman menggambar maupun navigasi terasa sangat responsif. Performa yang ditawarkan juga berada di kelas yang lebih tinggi sehingga pengguna dapat menjalankan aplikasi produktivitas dan kreatif dengan lebih nyaman. Kehadiran speaker JBL dengan dukungan Dolby Atmos menjadi nilai tambah bagi pengguna yang juga mengandalkan tablet untuk menikmati hiburan setelah menyelesaikan pekerjaan. Sumber: Motorola Indonesia Moto Pad 60 Pro (2026).

Dalam praktiknya, perangkat seperti ini cocok digunakan oleh desainer grafis yang sering merevisi desain saat berada di luar kantor, kreator konten yang perlu mengedit materi untuk media sosial dengan cepat, maupun profesional yang membutuhkan layar besar untuk meninjau presentasi sebelum bertemu klien. Dibanding harus selalu membawa laptop berukuran besar, tablet premium seperti Moto Pad 60 Pro menawarkan mobilitas yang jauh lebih tinggi tanpa mengorbankan kenyamanan penggunaan. (Motorola Indonesia, 2026).

Di pasar saat ini, Moto Pad 60 Pro akan berhadapan dengan perangkat seperti Xiaomi Pad 7 dan Samsung Galaxy Tab S9 FE Series. Namun, Motorola mencoba menawarkan kombinasi layar besar, performa tinggi, dan pengalaman multimedia premium yang membuatnya menarik bagi pengguna kreatif maupun profesional. Segmen yang paling cocok untuk perangkat ini adalah kreator konten, ilustrator digital, pekerja kreatif, konsultan, hingga pengguna yang menginginkan tablet sebagai pendamping utama produktivitas. (Motorola Indonesia, 2026; Samsung Indonesia, 2025; Xiaomi Global, 2025).

Jadi, Tablet Mana yang Cocok Untukmu?

Menariknya, kehadiran Moto Pad 60 Lite, Neo, dan Pro menunjukkan bahwa memilih tablet saat ini tidak lagi cukup hanya melihat RAM terbesar atau harga tertinggi. Yang lebih penting adalah memahami kebutuhan sehari-hari terlebih dahulu. Jika aktivitasmu lebih banyak berkutat pada belajar, membaca, dan hiburan, kelas Lite sudah lebih dari cukup. Jika kamu membutuhkan perangkat untuk multitasking dan mencatat secara digital, Neo menjadi pilihan yang lebih relevan. Sementara bagi kreator dan profesional yang membutuhkan ruang kerja lebih luas serta performa lebih tinggi, Pro menawarkan pengalaman yang paling lengkap.

Motorola berhasil memperlihatkan bahwa satu kategori produk bisa memiliki fungsi yang sangat berbeda tergantung siapa penggunanya. Itulah sebabnya tren tablet modern kini semakin mengarah pada personalisasi kebutuhan, bukan sekadar perlombaan spesifikasi.

Tertarik mengetahui harga terbaru atau ingin berkonsultasi memilih tablet yang paling sesuai dengan kebutuhanmu? Hubungi tim sales Pegastore.id untuk mendapatkan rekomendasi perangkat terbaik, penawaran menarik, serta informasi ketersediaan produk terbaru yang sesuai dengan aktivitas sehari-harimu.


Kunjungi website Pegastore untuk info produk pegastore.id atau follow media sosial Pegastore untuk mendapat info penawaran lainnya:

Instagram: pegastore.id/instagram 

Tiktok : pegastore.id/tiktok 

Whatsapp : pegastore.id/whatsapp

Whatsapp Service : pegastore.id/service

Artikel Lainnya
Bukan Cuma Tren Setup Estetik, Kenapa Semakin Banyak Orang Membutuhkan Layar Kedua Saat Bekerja?Bukan Cuma Tren Setup Estetik, Kenapa Semakin Banyak Orang Membutuhkan Layar Kedua Saat Bekerja?Steam Machine Baru Diumumkan, Tapi Internet Langsung Sibuk Mencari Versi yang Lebih MurahSteam Machine Baru Diumumkan, Tapi Internet Langsung Sibuk Mencari Versi yang Lebih MurahPresentasi Bikin Gugup? Logitech Punya Gadget yang Dirancang untuk Membantu Kamu Tetap TenangPresentasi Bikin Gugup? Logitech Punya Gadget yang Dirancang untuk Membantu Kamu Tetap TenangUpgrade Suara Laptop Nggak Harus Mahal, Ini 3 Speaker Fantech Mulai Rp99 RibuanUpgrade Suara Laptop Nggak Harus Mahal, Ini 3 Speaker Fantech Mulai Rp99 RibuanLaptop Baru Kok Storage Cepat Penuh? Bisa Jadi Karena Bug Windows 11 IniLaptop Baru Kok Storage Cepat Penuh? Bisa Jadi Karena Bug Windows 11 Ini5 Laptop Tipis untuk Work From Anywhere, Ringan Dibawa dan Tetap Andal untuk Kerja5 Laptop Tipis untuk Work From Anywhere, Ringan Dibawa dan Tetap Andal untuk Kerja
Maskot Pegastore
loading
Pegastore icon
Live Chat