Jl. C. Simanjuntak No. 37, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta
Hai, !
Keranjang
Keranjang
0
Riwayat Riwayat Riwayat Transaksi Profil Profil Saya Wishlist Wishlist Wishlist Logout
Hai, Pengguna!
Masuk atau Daftar
Menu
Kategori
Home Tentang Kami FAQ Price List Service Center Artikel Karir
Jl. C. Simanjuntak No. 37, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta
!MERCHANDISE!MESIN KASIRPEGA 3D FIGURINEPEGACARE+
Tech News

Bukan Cuma Tren Setup Estetik, Kenapa Semakin Banyak Orang Membutuhkan Layar Kedua Saat Bekerja?

22-07-2026
Bukan Cuma Tren Setup Estetik, Kenapa Semakin Banyak Orang Membutuhkan Layar Kedua Saat Bekerja?

Di TikTok, Instagram Reels, YouTube Shorts, hingga Lemon8, konten bertema desk setup, workspace tour, dan work from cafe setup terus bermunculan. Menariknya, ada satu pola yang hampir selalu terlihat dalam berbagai unggahan tersebut: penggunaan dua layar atau lebih. Baik seorang content creator, editor video, programmer, desainer grafis, hingga pekerja kantoran, banyak yang mulai menganggap layar tambahan sebagai bagian penting dari produktivitas, bukan lagi sekadar aksesori pelengkap.

Fenomena ini sebenarnya mencerminkan perubahan yang lebih besar. Tantangan kerja modern saat ini bukan lagi sekadar memiliki laptop yang cepat, melainkan bagaimana mengelola banyak aplikasi, informasi, dan tugas yang berjalan bersamaan dalam satu waktu. Saat kebutuhan multitasking meningkat, semakin banyak pengguna mencari cara agar ruang kerja digital mereka terasa lebih luas dan nyaman. Di tengah perubahan tersebut, ASUS memperkenalkan ROG Zephyrus Duo (2026) GX651, sebuah laptop dual-screen yang mencoba menggabungkan fungsi laptop dan monitor kedua dalam satu perangkat portabel.

Ketika Cara Kerja Masyarakat Indonesia Mulai Berubah

Beberapa tahun lalu, bekerja dengan satu layar mungkin sudah cukup. Namun, saat ini situasinya berbeda. Seorang pekerja pemasaran digital bisa membuka dashboard iklan, spreadsheet, WhatsApp Web, browser riset, aplikasi desain, hingga AI seperti Copilot atau ChatGPT secara bersamaan. Begitu pula mahasiswa yang mengerjakan skripsi sambil membuka jurnal, dokumen, video referensi, dan aplikasi pencatat dalam waktu yang sama.

Perubahan ini juga diperkuat oleh tren kerja hybrid. Survei yang dikutip MUC Consulting Group (2024) menunjukkan bahwa semakin banyak pekerja menginginkan fleksibilitas untuk bekerja dari rumah, kantor, maupun ruang publik seperti coworking space dan kafe. Di Indonesia sendiri, budaya bekerja dari luar kantor semakin mudah ditemukan, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta. Sayangnya, kenyamanan setup kantor yang biasanya menggunakan monitor besar sering kali tidak bisa dibawa ke mana-mana.

Pada saat yang sama, laporan Microsoft Work Trend Index 2025 mengungkapkan bahwa pemanfaatan AI justru membuat jumlah aplikasi yang digunakan pekerja semakin bertambah. Kehadiran AI bukan untuk menggantikan aplikasi lain, melainkan menjadi lapisan tambahan dalam alur kerja sehari-hari. Artinya, kebutuhan terhadap ruang kerja digital yang lebih luas akan terus meningkat seiring berkembangnya teknologi AI di dunia kerja (Microsoft Work Trend Index, 2025; MUC Consulting Group, 2024).

Dari Portable Monitor Hingga Laptop Dual-Screen

Meningkatnya kebutuhan multitasking melahirkan tren baru di kalangan pekerja mobile dan kreator digital. Salah satu yang paling terlihat adalah meningkatnya popularitas portable monitor. Jika mencari konten produktivitas di TikTok atau YouTube, tidak sulit menemukan kreator yang merekomendasikan monitor portabel sebagai perlengkapan kerja yang membantu meningkatkan efisiensi.

Media teknologi seperti TechRadar (2025) juga mencatat pertumbuhan minat terhadap perangkat layar tambahan karena semakin banyak pengguna yang ingin membawa pengalaman dual-monitor ke mana saja. Namun, solusi ini tetap memiliki beberapa kompromi. Pengguna harus membawa perangkat tambahan, kabel tambahan, serta membutuhkan ruang meja yang lebih besar ketika bekerja dari luar rumah.

Di sinilah pendekatan ASUS terasa berbeda. Alih-alih meminta pengguna membawa monitor tambahan, ROG Zephyrus Duo GX651 menghadirkan layar kedua yang sudah terintegrasi ke dalam laptop. Konsep ini memungkinkan pengguna mendapatkan manfaat dual-screen tanpa perlu menambah perangkat lain di dalam tas (TechRadar, 2025).

Saat Alt+Tab Menjadi Hambatan Produktivitas

Banyak orang mengira produktivitas hanya bergantung pada kecepatan prosesor atau kapasitas RAM. Padahal dalam praktiknya, salah satu gangguan terbesar saat bekerja justru berasal dari aktivitas sederhana yang dilakukan berulang kali, yaitu berpindah antar aplikasi.

Studi yang dipublikasikan Dell Technologies (2023) menunjukkan bahwa penggunaan beberapa layar dapat membantu mengurangi waktu yang terbuang akibat perpindahan jendela aplikasi sekaligus meningkatkan efisiensi kerja secara keseluruhan. Semakin banyak informasi yang dapat ditampilkan dalam satu waktu, semakin sedikit pengguna harus mencari jendela yang tersembunyi di balik aplikasi lain.

Bayangkan seorang admin marketplace yang harus memantau pesanan, membalas chat pelanggan, mengelola stok barang, dan membuat materi promosi secara bersamaan. Atau seorang editor video yang perlu melihat hasil edit, folder aset, referensi visual, dan komunikasi dengan klien dalam waktu yang sama. Dalam kondisi seperti ini, ruang kerja yang lebih luas sering kali memberikan dampak yang lebih terasa dibanding sekadar peningkatan spesifikasi perangkat (Dell Technologies Dual Monitor Productivity Whitepaper, 2023).

Mengenal ROG Zephyrus Duo (2026) GX651

ROG Zephyrus Duo GX651 merupakan generasi terbaru dari lini laptop dual-screen ASUS ROG yang diperkenalkan pada perayaan 20 tahun ROG di tahun 2026. Berbeda dari generasi sebelumnya yang menggunakan layar sekunder berukuran lebih kecil, model terbaru ini menghadirkan dua layar sentuh OLED 16 inci yang sama besar sehingga pengalaman dual-screen terasa jauh lebih natural.

Kedua layar menggunakan panel ROG Nebula HDR OLED 3K 120Hz yang menawarkan kualitas visual tajam dengan reproduksi warna yang sangat baik. Bagi kreator konten, layar ini memberikan keuntungan saat melakukan editing foto maupun video. Sementara bagi gamer, refresh rate tinggi membuat pengalaman bermain tetap terasa mulus meskipun laptop membawa konsep yang berbeda dari laptop gaming konvensional.

Untuk performa, ASUS membekalinya dengan Intel Core Ultra 9 386H yang dipadukan dengan NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU, RAM hingga 64GB LPDDR5X, dan SSD hingga 2TB. Kombinasi ini membuat Zephyrus Duo tidak hanya cocok untuk gaming kelas atas, tetapi juga mampu menangani rendering video, desain 3D, simulasi teknik, hingga beban kerja berbasis AI yang semakin populer saat ini (ASUS ROG Official Product Page 2026; ASUS Pressroom 2026).

Lebih Relevan dari Sekadar Laptop Gaming

Meski menggunakan nama ROG yang identik dengan gaming, Zephyrus Duo sebenarnya memiliki daya tarik yang jauh lebih luas. Laptop ini terasa relevan bagi kreator konten yang harus mengelola proses produksi dari awal hingga publikasi. Editor video dapat menempatkan timeline di layar kedua, sementara hasil preview tetap tampil penuh di layar utama. Streamer dapat memantau chat, kontrol audio, dan dashboard streaming tanpa mengganggu tampilan game.

Programmer juga mendapatkan manfaat yang sama. Dokumentasi, terminal, atau AI coding assistant dapat ditempatkan di layar kedua sehingga area coding tetap bersih dan fokus. Bahkan untuk mahasiswa dan pekerja kantoran, layar kedua dapat digunakan untuk membuka referensi, catatan rapat, atau dokumen pendukung tanpa perlu terus-menerus berpindah aplikasi.

Nilai terbesar dari perangkat ini bukan sekadar spesifikasinya yang tinggi, tetapi bagaimana desain dual-screen tersebut mampu mengubah cara pengguna berinteraksi dengan pekerjaan sehari-hari.

Apakah Harganya Worth It?

Dengan harga yang diperkirakan berada di kisaran Rp. 120 juta hingga Rp. 130 jutaan untuk konfigurasi tertinggi, ROG Zephyrus Duo GX651 jelas bukan laptop untuk semua orang. Namun, melihatnya hanya sebagai laptop gaming akan membuat banyak orang kehilangan konteks.

Jika dibandingkan dengan kebutuhan membeli laptop premium, monitor tambahan berkualitas tinggi, perangkat kerja kreatif, dan kebutuhan mobilitas yang tinggi, Zephyrus Duo menawarkan pendekatan yang berbeda. ASUS mencoba menggabungkan semuanya ke dalam satu perangkat yang tetap dapat dibawa ke kantor, kampus, kafe, atau perjalanan bisnis.

Karena itu, nilai dari Zephyrus Duo tidak terletak pada spesifikasinya semata, melainkan pada efisiensi dan fleksibilitas yang ditawarkan kepada pengguna yang benar-benar memanfaatkan dua layar setiap hari.

Cocok untuk Siapa?

ROG Zephyrus Duo GX651 paling sesuai untuk kreator konten profesional, editor video, animator, desainer grafis, streamer, programmer, pekerja AI, analis data, dan profesional digital yang terbiasa menjalankan banyak aplikasi sekaligus. Pengguna dalam kategori tersebut merupakan kelompok yang paling berpotensi merasakan manfaat nyata dari konsep dual-screen yang ditawarkan ASUS.

Bagi pengguna yang selama ini merasa satu layar mulai terasa sempit dan mulai mempertimbangkan membawa monitor tambahan ke mana-mana, Zephyrus Duo menawarkan solusi yang lebih praktis tanpa mengorbankan mobilitas.

Ketika Satu Layar Tidak Lagi Cukup

Popularitas setup dual-monitor yang semakin sering muncul di media sosial sebenarnya bukan sekadar tren estetik. Fenomena tersebut mencerminkan perubahan nyata dalam cara manusia bekerja. Workspace modern kini dipenuhi berbagai aplikasi, sumber informasi, dan alat berbasis AI yang berjalan bersamaan. Dalam kondisi seperti ini, ruang kerja digital yang lebih luas menjadi kebutuhan yang semakin sulit diabaikan.

Melalui ROG Zephyrus Duo (2026) GX651, ASUS mencoba menjawab kebutuhan tersebut dengan pendekatan yang berbeda. Alih-alih membawa monitor tambahan ke mana-mana, pengguna mendapatkan pengalaman dual-screen langsung dalam sebuah laptop premium yang tetap portabel. Bagi mereka yang ingin membawa pengalaman workstation ke mana saja tanpa harus mengorbankan kenyamanan kerja, Zephyrus Duo menjadi salah satu perangkat paling menarik yang hadir di tahun 2026.

Tertarik Mengenal ROG Zephyrus Duo Lebih Jauh?

Jika Anda ingin mengetahui spesifikasi lengkap, ketersediaan produk, maupun rekomendasi konfigurasi yang sesuai dengan kebutuhan kerja kreatif, produktivitas, atau gaming profesional, silakan hubungi tim sales Pegastore.ID. Tim Pegastore siap membantu menemukan perangkat yang paling sesuai dengan gaya kerja dan kebutuhan Anda.


Kunjungi website Pegastore untuk info produk pegastore.id atau follow media sosial Pegastore untuk mendapat info penawaran lainnya:

Instagram: pegastore.id/instagram 

Tiktok : pegastore.id/tiktok 

Whatsapp : pegastore.id/whatsapp

Whatsapp Service : pegastore.id/service

Artikel Lainnya
Steam Machine Baru Diumumkan, Tapi Internet Langsung Sibuk Mencari Versi yang Lebih MurahSteam Machine Baru Diumumkan, Tapi Internet Langsung Sibuk Mencari Versi yang Lebih MurahPresentasi Bikin Gugup? Logitech Punya Gadget yang Dirancang untuk Membantu Kamu Tetap TenangPresentasi Bikin Gugup? Logitech Punya Gadget yang Dirancang untuk Membantu Kamu Tetap TenangUpgrade Suara Laptop Nggak Harus Mahal, Ini 3 Speaker Fantech Mulai Rp99 RibuanUpgrade Suara Laptop Nggak Harus Mahal, Ini 3 Speaker Fantech Mulai Rp99 RibuanLaptop Baru Kok Storage Cepat Penuh? Bisa Jadi Karena Bug Windows 11 IniLaptop Baru Kok Storage Cepat Penuh? Bisa Jadi Karena Bug Windows 11 Ini5 Laptop Tipis untuk Work From Anywhere, Ringan Dibawa dan Tetap Andal untuk Kerja5 Laptop Tipis untuk Work From Anywhere, Ringan Dibawa dan Tetap Andal untuk KerjaEra CD Game Mulai Berakhir? Debat Sony, Xbox, dan Steam Soal Kepemilikan Game Digital Semakin MemanasEra CD Game Mulai Berakhir? Debat Sony, Xbox, dan Steam Soal Kepemilikan Game Digital Semakin Memanas
Maskot Pegastore
loading
Pegastore icon
Live Chat