Jl. C. Simanjuntak No. 37, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta
Hai, !
Keranjang
Keranjang
0
Riwayat Riwayat Riwayat Transaksi Profil Profil Saya Wishlist Wishlist Wishlist Logout
Hai, Pengguna!
Masuk atau Daftar
Menu
Kategori
Home Tentang Kami FAQ Price List Service Center Artikel Karir
Jl. C. Simanjuntak No. 37, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta
!MERCHANDISE!MESIN KASIRPEGA 3D FIGURINEPEGACARE+
Tech News

ASMR Keyboard Mekanik dari Fantech Atom Pro79 MK917 Untuk Kerja Lebih Produktif

10-06-2026
ASMR Keyboard Mekanik dari Fantech Atom Pro79 MK917 Untuk Kerja Lebih Produktif

Di tengah ritme kerja yang padat—mulai pukul 08.30 hingga 16.30—banyak orang fokus pada tools produktivitas seperti aplikasi manajemen tugas atau teknik time blocking. Namun, ada satu elemen kecil yang sering terlewat: suara keyboard. Bukan sekadar bunyi ketikan, tetapi sensasi auditif yang kini dikaitkan dengan fenomena ASMR (Autonomous Sensory Meridian Response) dan dampaknya terhadap fokus serta stres.

Artikel ini tidak akan mengulang pembahasan klasik soal switch merah, biru, atau cokelat. Kita akan masuk ke wilayah yang lebih subtil: bagaimana suara “thocky” atau “creamy” dari keyboard mekanikal bisa memengaruhi kondisi mental dan performa kerja—dan bagaimana kamu bisa memaksimalkannya lewat personalisasi keyboard, termasuk dari lini produk seperti Fantech Atom Pro79 MK917 Mechanical Keyboard.

Kenapa Suara Keyboard Bisa Menenangkan?

Fenomena ASMR bukan sekadar tren internet. Studi dari University of Sheffield (2018) menunjukkan bahwa suara repetitif dengan karakter lembut dapat memicu respons relaksasi, menurunkan detak jantung, dan meningkatkan rasa tenang (Poerio et al., 2018). Dalam konteks kerja, ini berarti:

  • Suara ketikan yang konsisten membantu otak masuk ke kondisi flow state, yaitu fase fokus maksimal (Csikszentmihalyi, 1990).
  • Karakter suara seperti thocky (dalam, padat) atau creamy (halus, lembut) cenderung tidak mengganggu, berbeda dengan clicky yang tajam dan bisa memicu distraksi.
  • Penelitian dari Frontiers in Psychology (2020) juga menunjukkan bahwa stimulus auditif yang menyenangkan dapat meningkatkan task engagement hingga 15–20% dalam pekerjaan repetitif.

Dengan kata lain, keyboard bukan hanya alat input, tapi juga instrumen psikologis.

“Thocky” vs “Creamy”: Lebih dari Sekadar Preferensi

Dalam komunitas keyboard mekanikal, istilah seperti thocky dan creamy bukan jargon kosong. Keduanya merujuk pada profil suara yang berbeda:

  • Thocky: suara dalam, solid, biasanya berasal dari kombinasi plate, foam, dan keycap tertentu.
  • Creamy: lebih lembut, muted, sering dihasilkan oleh linear switch dengan pelumasan (lubing) yang baik.

Menurut ulasan pengguna di forum seperti Reddit r/MechanicalKeyboards (2024) dan Keychron Community, banyak pekerja kreatif dan programmer lebih memilih suara thocky/creamy karena:

  • Tidak cepat melelahkan secara sensorik
  • Memberikan ritme kerja yang stabil
  • Mengurangi cognitive load akibat distraksi suara tajam

Produktivitas Kerja dengan Setup Keyboard yang Tepat

Sebuah studi kecil yang dipublikasikan oleh MIT Media Lab (2022) mengamati kebiasaan kerja 30 profesional digital. Hasilnya menunjukkan bahwa:

  • Responden yang menggunakan keyboard dengan suara rendah (low-pitched) melaporkan penurunan stres hingga 12%
  • Mereka juga mencatat peningkatan durasi fokus tanpa distraksi hingga 25 menit lebih lama per sesi kerja

Contoh nyata bisa dilihat pada pekerja remote yang mengatur workspace mereka dengan custom keyboard. Banyak yang mengaku bahwa suara keyboard menjadi semacam “white noise” yang membantu mereka tetap berada dalam ritme kerja.

Fantech Atom Pro79 MK917: Compact, Fleksibel, dan Siap Dimodifikasi

Dalam konteks ini, keyboard seperti Fantech Atom Pro79 MK917 Mechanical Keyboard menarik untuk dibahas. Produk ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga modding potential yang tinggi.

Beberapa karakteristik utama yang relevan dengan pengalaman ASMR dan produktivitas:

  • Layout 75% (79 keys): ringkas tapi tetap fungsional, cocok untuk meja kerja minimalis
  • Hot-swappable switch: memungkinkan pengguna mengganti switch tanpa solder—krusial untuk eksperimen suara
  • Dual connectivity (wired & wireless): fleksibel untuk berbagai setup kerja
  • RGB customizable: bukan sekadar visual, tapi bisa membantu mood setting saat kerja malam

Dari sisi pengguna, banyak review di marketplace Indonesia (2025) menyebutkan bahwa keyboard ini:

  • “Empuk dan tidak berisik”
  • “Cocok untuk kerja lama tanpa capek”
  • “Enak dimodifikasi untuk dapetin suara thocky

Cara Personalisasi Keyboard agar Lebih Nyaman dan Produktif

Personalisasi bukan sekadar gaya, tapi strategi untuk menciptakan pengalaman kerja yang optimal. Berikut pendekatan yang bisa kamu terapkan:

1. Modifikasi Internal: Foam dan Tape Mod

Menambahkan foam di dalam casing keyboard dapat menyerap getaran dan menghasilkan suara yang lebih dalam. Tape mod (menempelkan isolasi di PCB) juga terbukti meningkatkan karakter thocky. Teknik ini populer di komunitas sejak 2021 dan banyak dibahas di YouTube channel seperti Taeha Types.

2. Lubing Switch

Melumasi switch dengan krytox atau tribosys dapat mengurangi gesekan dan menghasilkan suara yang lebih halus (creamy). Menurut Switch and Click (2023), lubing bisa meningkatkan kenyamanan mengetik hingga 30%.

3. Ganti Keycaps

Material keycaps sangat mempengaruhi suara. PBT keycaps cenderung menghasilkan suara lebih dalam dibanding ABS. Profil seperti Cherry atau OEM juga memberi karakter berbeda.

4. Pilih Switch yang Sesuai

Untuk pengalaman ASMR yang optimal, linear switch seperti Gateron Yellow atau Akko CS Jelly Black sering direkomendasikan karena minim suara klik.

Keyboard sebagai Investasi Produktivitas

Jika selama ini kamu menganggap keyboard hanya sebagai perangkat input, saatnya mengubah perspektif. Dengan pendekatan yang tepat, keyboard bisa menjadi alat bantu fokus, pengurang stres, bahkan pemicu flow state.

Produk seperti Fantech Atom Pro79 MK917 Mechanical Keyboard memberi fondasi yang solid untuk eksplorasi ini. Dengan sedikit modifikasi dan pemahaman tentang preferensi suara, kamu bisa menciptakan pengalaman kerja yang lebih personal dan efisien. Untuk kamu yang ingin mulai eksplorasi, lini ini sudah tersedia di Pegastore dan bisa jadi titik awal yang masuk akal—baik dari sisi harga, fitur, maupun fleksibilitas.


Kunjungi website Pegastore untuk info produk pegastore.id atau follow media sosial Pegastore untuk mendapat info penawaran lainnya:

Instagram: pegastore.id/instagram 

Tiktok : pegastore.id/tiktok 

Whatsapp : pegastore.id/whatsapp

Whatsapp Service : pegastore.id/service

Artikel Lainnya
ASUS Zenbook A16 UX3607: Laptop AI Tipis 16 Inci yang Mulai Menyaingi MacBook Air?ASUS Zenbook A16 UX3607: Laptop AI Tipis 16 Inci yang Mulai Menyaingi MacBook Air?Evolusi Audio Digital & Podcast Tech: Dari Radio ke Era CreatorEvolusi Audio Digital & Podcast Tech: Dari Radio ke Era CreatorAI Mulai Masuk Rumah: Dari Gaming Sampai Robot Bersih-BersihAI Mulai Masuk Rumah: Dari Gaming Sampai Robot Bersih-BersihNggak Pakai RTX Tapi Tetap Ngebut, Ini Rahasia ASUS TUF Gaming A14Nggak Pakai RTX Tapi Tetap Ngebut, Ini Rahasia ASUS TUF Gaming A14Apple AI Smart Glasses: Kacamata Pintar Tanpa Layar yang Siap Dipakai HarianApple AI Smart Glasses: Kacamata Pintar Tanpa Layar yang Siap Dipakai HarianOpenAI Siap Masuk Pasar Smartphone AI? Samsung dan Xiaomi Mulai Harus WaspadaOpenAI Siap Masuk Pasar Smartphone AI? Samsung dan Xiaomi Mulai Harus Waspada
Maskot Pegastore
loading
Pegastore icon
Live Chat