Jl. C. Simanjuntak No. 37, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta
Hai, !
Keranjang
Keranjang
0
Riwayat Riwayat Riwayat Transaksi Profil Profil Saya Wishlist Wishlist Wishlist Logout
Hai, Pengguna!
Masuk atau Daftar
Menu
Kategori
Home Tentang Kami FAQ Price List Service Center Artikel Karir
Jl. C. Simanjuntak No. 37, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta
!MERCHANDISE!MESIN KASIRPEGA 3D FIGURINEPEGACARE+
Tech News

ROG XREAL R1 Resmi Hadir, Kacamata AR Gaming yang Bikin Handheld Serasa Punya Layar 171 Inci

02-06-2026
ROG XREAL R1 Resmi Hadir, Kacamata AR Gaming yang Bikin Handheld Serasa Punya Layar 171 Inci

Dulu, pengalaman gaming yang terasa imersif biasanya identik dengan monitor besar, meja luas, kabel yang ramai, dan setup yang tidak mudah dipindahkan. Namun, tren perangkat gaming mulai bergerak ke arah yang lebih fleksibel. Setelah handheld gaming seperti ROG Ally makin populer, kini ASUS Republic of Gamers bersama XREAL menghadirkan cara baru menikmati layar besar lewat ROG XREAL R1 Gaming AR Glasses, sebuah kacamata AR gaming yang diklaim mampu memproyeksikan layar virtual hingga 171 inci.

ASUS ROG mengumumkan ketersediaan global ROG XREAL R1 pada 15 Mei 2026. Dalam pengumuman resminya, ASUS menyebut perangkat ini sebagai kacamata AR gaming micro-OLED pertama dengan dukungan hingga 240Hz, response time 0,01ms, motion-to-photon latency 3ms, serta dukungan native 3DoF untuk pengalaman layar virtual yang lebih stabil. ASUS juga menyebut pre-order global dibuka pada 15 Mei 2026, sementara pengiriman global dijadwalkan mulai 1 Juni 2026. Informasi ini penting karena menandai ROG XREAL R1 bukan lagi sekadar produk konsep CES, tetapi sudah masuk fase ketersediaan global (ASUS Pressroom, 2026)

Bagi pengguna Indonesia, produk seperti ini menarik karena menjawab masalah yang cukup dekat dengan keseharian gamer modern. Tidak semua orang punya ruang untuk monitor besar. Tidak semua pengguna handheld nyaman bermain lama di layar kecil. Tidak semua pekerja mobile ingin membawa monitor portabel tambahan. Di titik inilah ROG XREAL R1 terasa relevan: ia mencoba membawa pengalaman layar besar ke bentuk yang lebih ringkas, bisa dipakai di kamar, ruang tamu, perjalanan, atau setup kerja-gaming yang tidak punya banyak ruang.

Bukan VR Headset, Tapi Layar Virtual yang Dipakai di Wajah

ROG XREAL R1 sebaiknya tidak langsung disamakan dengan VR headset. Perangkat ini lebih tepat dipahami sebagai kacamata AR gaming atau wearable display yang menampilkan layar virtual besar di depan mata pengguna. Jadi, fokus utamanya bukan membawa pengguna sepenuhnya masuk ke dunia virtual seperti headset VR, melainkan memberi sensasi seperti melihat layar besar tanpa perlu monitor fisik berukuran besar.

ASUS menjelaskan bahwa ROG XREAL R1 memakai layar Sony 0,55 inci micro-OLED dengan resolusi 1920 x 1080. Kacamata ini memiliki field of view 57 derajat dan mampu menciptakan tampilan virtual 171 inci pada jarak sekitar 4 meter. ASUS juga menyebut tampilan tersebut dapat mencakup hingga 95 persen dari area fokus penglihatan pengguna. Artinya, pengalaman yang dikejar bukan sekadar “layar kecil yang diperbesar”, tetapi sensasi seperti duduk di depan layar gaming berukuran bioskop (ASUS Pressroom, 2026)

The Verge dalam liputannya di CES 2026 juga mencatat bahwa ROG XREAL R1 menjadi menarik karena membawa refresh rate 240Hz, dua kali lipat dari standar 120Hz yang umum ditemukan pada kacamata AR konsumen saat itu. The Verge juga menyoroti keberadaan ROG Control Dock dengan dua port HDMI 2.0 dan satu DisplayPort 1.4, yang membuat perangkat ini lebih fleksibel untuk PC maupun konsol The Verge, 2026

Dengan konsep seperti ini, ROG XREAL R1 cocok dibayangkan untuk pengguna yang ingin bermain game secara lebih personal. Misalnya, saat sedang di kos dan tidak punya meja besar, pengguna ROG Ally bisa menghubungkan perangkat ke kacamata ini lalu menikmati tampilan game yang jauh lebih lega. Untuk game RPG, racing, action, atau game dengan UI padat, layar virtual besar bisa membuat detail lebih mudah dinikmati dibandingkan dengan hanya mengandalkan layar handheld.

Integrasi dengan ROG Ally Jadi Nilai Jual Paling Menarik

Salah satu daya tarik terbesar ROG XREAL R1 adalah integrasinya dengan ekosistem ROG Ally. ASUS menyebut kacamata ini bisa tersambung langsung ke ROG Ally melalui satu kabel USB-C untuk pengalaman plug-and-play. Dalam skenario ini, layar ROG Ally tetap aktif, sementara kacamata menampilkan layar virtual besar. Pengguna masih dapat mengakses kontrol layar ROG Ally untuk mengatur ukuran layar, rasio aspek, tingkat kecerahan, efek visual, tint level, frame-rate boost, spatial locker, hingga mode 3D melalui Armoury Crate SE (ASUS Pressroom, 2026)

Di penggunaan nyata, ini bisa sangat membantu. Bayangkan pengguna sedang memainkan game open-world di ROG Ally. Layar bawaan handheld memang praktis, tetapi beberapa detail seperti peta, teks menu, indikator misi, atau elemen UI kecil sering kali terasa kurang lega. Dengan ROG XREAL R1, perangkat handheld tetap menjadi pusat kontrol, tetapi pengalaman visualnya terasa seperti berpindah ke layar besar. Ini membuat ROG Ally bukan hanya perangkat gaming portable, melainkan bisa berubah menjadi setup gaming personal yang jauh lebih imersif.

Nilai praktisnya juga terasa untuk pengguna yang sering berpindah tempat. Saat di rumah, pengguna bisa menyambungkan ROG XREAL R1 ke PC atau konsol lewat ROG Control Dock. Saat bepergian, pengguna bisa membawa kacamata ini bersama ROG Ally tanpa harus membawa monitor portable. Kombinasi ini membuat produk tersebut terasa seperti aksesori premium untuk gamer yang ingin fleksibilitas, bukan sekadar gimmick futuristis.

Layar 240Hz Bukan Sekadar Angka Besar

ROG XREAL R1 membawa klaim refresh rate hingga 240Hz. Dalam dunia gaming, angka ini penting karena semakin tinggi refresh rate, semakin mulus gerakan yang ditampilkan, terutama pada game cepat seperti FPS, racing, fighting, atau action RPG. ASUS juga menyebut perangkat ini memiliki motion-to-photon latency 3ms dan response time 0,01ms, yang secara teori membantu pengalaman visual terasa lebih responsif (ASUS Pressroom, 2026).

Namun, artikel yang kredibel tetap perlu menjelaskan konteksnya. Pada spesifikasi terbaru ASUS, refresh rate 240Hz disebut aktif dengan boosted frame rate enabled. Artinya, pengalaman terbaik bisa bergantung pada mode yang digunakan, perangkat sumber, game yang dimainkan, serta pengaturan visual yang dipilih. Jadi, narasi yang paling aman bukan “semua game pasti berjalan 240Hz”, melainkan ROG XREAL R1 dirancang untuk menghadirkan pengalaman visual yang jauh lebih mulus ketika perangkat, game, dan mode tampilannya mendukung (ASUS Pressroom, 2026)

PC Gamer dalam liputannya juga memberi catatan yang menarik. Mereka mengakui bahwa micro-OLED dan 240Hz terdengar impresif untuk gaming, tetapi tetap menyoroti resolusi FHD 1080p sebagai hal yang perlu diperhatikan, terutama jika pengguna ingin memakainya untuk produktivitas atau membaca teks kecil. Catatan ini penting agar pembaca tidak menganggap ROG XREAL R1 sebagai pengganti sempurna untuk semua kebutuhan monitor.

Untuk gaming, konsepnya sangat menarik. Untuk kerja produktivitas berbasis teks panjang, pengguna tetap perlu mempertimbangkan kenyamanan visual dan kebutuhan masing-masing (PC Gamer, 2026). Dengan kata lain, ROG XREAL R1 paling kuat diposisikan sebagai perangkat gaming imersif, bukan sekadar monitor kerja biasa. Ia cocok untuk pengguna yang ingin menikmati game dengan sensasi layar besar, bukan pengguna yang hanya mencari layar tambahan murah untuk mengetik dokumen berjam-jam.

ROG Control Dock Membuatnya Lebih Fleksibel untuk PC dan Konsol

Kacamata AR gaming ini tidak hanya ditujukan untuk ROG Ally. ASUS juga membekalinya dengan ROG Control Dock GCD01, aksesori penghubung yang memiliki dua port HDMI 2.0, satu DisplayPort 1.4, dan output USB-C. Dengan dock ini, pengguna bisa menghubungkan ROG XREAL R1 ke PC maupun konsol, lalu berpindah sumber tampilan dengan lebih mudah (ASUS Pressroom, 2026)

Best Buy juga mencantumkan kompatibilitas perangkat ini dengan platform Xbox, PlayStation, Nintendo Switch, dan Windows. Di halaman produk yang sama, ROG XREAL R1 tercatat memiliki layar OLED, field of view 57 derajat, resolusi 1920 x 1080 per mata, refresh rate 240Hz, serta koneksi yang ditujukan untuk komputer dan konsol gaming (Best Buy, 2026)

Dari sisi penggunaan harian, fleksibilitas ini membuat ROG XREAL R1 menarik untuk gamer yang punya lebih dari satu perangkat. Misalnya, pengguna bisa bermain di PC saat berada di rumah, menyambungkan ke konsol untuk menikmati game single-player layar besar, lalu memakai ROG Ally saat ingin main lebih santai di kamar. Satu perangkat diposisikan sebagai layar virtual personal untuk berbagai skenario gaming.

Teknologi Electrochromic dan Audio Bose Bikin Pengalaman Lebih Matang

Selain layar besar dan refresh rate tinggi, ROG XREAL R1 juga membawa fitur electrochromic lens. ASUS menjelaskan bahwa teknologi ini memungkinkan lensa mengatur tingkat transparansi secara otomatis maupun manual. Saat pengguna melihat layar virtual yang sedang di-anchor, lensa dapat menggelap untuk membantu kontras tampilan. Ketika pengguna melihat ke arah lain, lensa bisa menjadi lebih transparan. Ada juga tiga level pengaturan dimming manual dan fitur transparansi instan satu klik (ASUS Pressroom, 2026)

Fitur ini penting karena penggunaan kacamata AR sangat bergantung pada kondisi lingkungan. Saat ruangan terlalu terang, tampilan virtual bisa terasa kurang kontras. Saat ruangan terlalu gelap, pengguna tetap butuh kenyamanan agar tidak merasa terlalu terisolasi. Dengan pengaturan transparansi, ROG XREAL R1 mencoba memberi pengalaman yang lebih adaptif untuk berbagai kondisi, baik di kamar, ruang keluarga, maupun area perjalanan.

Untuk audio, ASUS menggandeng Bose lewat teknologi Sound by Bose. ASUS menyebut sistem ini dirancang untuk menciptakan panggung suara tiga dimensi yang membantu pengalaman gaming terasa lebih hidup, termasuk saat pengguna mendengar langkah kaki, ledakan jauh, atau arah suara di dalam game. (ASUS Pressroom, 2026)

Di penggunaan sehari-hari, ini bisa terasa relevan untuk gamer yang ingin setup ringkas. Tidak semua orang ingin memakai headset besar terus-menerus, apalagi jika sedang bermain santai di rumah. Audio bawaan pada kacamata bisa menjadi solusi praktis, meskipun untuk game kompetitif yang sangat serius, sebagian pemain mungkin tetap lebih nyaman memakai headset gaming khusus dengan isolasi suara lebih kuat.

Ringan 91 Gram, Tapi Tetap Perlu Dilihat dari Kenyamanan Pemakaian

ASUS menyebut ROG XREAL R1 memiliki bobot 91 gram. Untuk perangkat yang membawa layar virtual, sensor, audio, dan koneksi gaming, angka ini terbilang cukup ringkas. Bobot ringan menjadi penting karena perangkat ini dipakai langsung di wajah, bukan diletakkan di meja seperti monitor biasa (ASUS Pressroom, 2026)

Meski begitu, kenyamanan tetap akan sangat bergantung pada bentuk wajah pengguna, durasi pemakaian, posisi hidung, tekanan di area pelipis, dan kebiasaan masing-masing. Inilah alasan artikel promosi tetap perlu menjaga ekspektasi. ROG XREAL R1 terlihat menjanjikan sebagai layar gaming personal, tetapi pengalaman terbaik tetap idealnya dicoba langsung, terutama untuk pengguna yang sensitif terhadap perangkat wearable atau mudah lelah saat melihat layar dekat dalam waktu lama.

Untuk gamer yang biasa bermain 30 menit sampai 2 jam, perangkat ini bisa terasa menyenangkan sebagai pengalaman layar besar yang tidak memakan ruang. Namun, untuk sesi gaming maraton, pengguna tetap perlu mengatur jeda, posisi duduk, dan pencahayaan ruangan agar pengalaman tetap nyaman.

Harga Premium, Cocok untuk Early Adopter dan Gamer Serius

Di halaman Best Buy, ROG XREAL R1 tercantum dengan harga US$849,99 dan status “Not yet reviewed” pada saat halaman tersebut diakses. Artinya, dari sisi harga, produk ini jelas masuk kelas premium. Dari sisi ulasan pengguna, data pengalaman konsumen juga masih terbatas, sehingga artikel sebaiknya tidak memberi klaim berlebihan seperti “pasti terbaik” atau “wajib beli untuk semua gamer” (Best Buy, 2026)

Posisi paling masuk akal untuk ROG XREAL R1 adalah sebagai produk untuk early adopter, pengguna ROG Ally, gamer yang ingin pengalaman layar besar tanpa monitor fisik, serta pemilik PC atau konsol yang ingin mencoba bentuk baru dari layar gaming personal. Untuk pengguna kasual yang hanya sesekali bermain game, monitor biasa atau monitor portabel mungkin masih lebih rasional. Namun, untuk pengguna yang mengutamakan pengalaman futuristis, ruang setup yang ringkas, dan sensasi layar besar yang bisa dibawa, ROG XREAL R1 punya daya tarik yang kuat.

Produk ini juga menarik karena hadir di tengah tren perangkat gaming yang semakin personal. Gaming tidak lagi selalu berarti duduk di meja besar. Banyak pengguna kini bermain dari sofa, kasur, ruang kos, perjalanan, atau sela aktivitas. Dalam pola seperti itu, aksesori seperti ROG XREAL R1 bisa menjadi bagian dari gaya gaming baru: lebih fleksibel, lebih privat, dan lebih mudah menyesuaikan ruang.

Apakah ROG XREAL R1 Bisa Menggantikan Monitor Gaming?

Jawabannya: bisa untuk sebagian kebutuhan, tapi belum tentu untuk semua orang.

Untuk pengalaman gaming personal, ROG XREAL R1 sangat menarik. Ia menawarkan layar virtual besar, refresh rate tinggi, dukungan ROG Ally, koneksi PC dan konsol, audio Bose, serta fitur spatial display seperti Anchor Mode dan Follow Mode. Jika pengguna ingin bermain game dengan sensasi layar besar tanpa membeli monitor fisik berukuran besar, perangkat ini bisa menjadi solusi premium yang unik.

Namun, untuk kebutuhan produktivitas panjang seperti mengetik artikel, membaca dokumen kecil, mengedit spreadsheet, atau bekerja berjam-jam, monitor fisik tetap punya keunggulan dari sisi kestabilan posisi, ukuran teks, ergonomi, dan kenyamanan mata. PC Gamer juga menyoroti bahwa resolusi FHD pada layar virtual sebesar ini bisa menjadi catatan, terutama untuk penggunaan produktivitas, meskipun untuk gaming hal tersebut mungkin tidak terlalu mengganggu (PC Gamer, 2026)

Jadi, posisi terbaik ROG XREAL R1 bukan sebagai “pembunuh monitor”, melainkan sebagai alternatif layar gaming personal. Ia cocok untuk pengguna yang ingin pengalaman layar besar, tetapi tidak ingin terikat pada meja besar dan monitor fisik. Ia juga cocok untuk gamer yang sudah masuk ke ekosistem ROG Ally dan ingin memaksimalkan perangkat handheld mereka.

Kenapa Produk Ini Menarik untuk Gamers Indonesia?

ROG XREAL R1 punya cerita yang cukup kuat karena menyentuh beberapa kebutuhan nyata. Banyak pengguna tinggal di kamar kos, apartemen kecil, atau rumah dengan ruang kerja terbatas. Banyak juga yang memakai laptop gaming atau handheld karena lebih fleksibel dibanding PC desktop. Di sisi lain, keinginan punya layar besar tetap ada, terutama untuk gaming, menonton, atau menikmati konten visual.

ROG XREAL R1 masuk sebagai jawaban premium untuk kebutuhan tersebut. Bukan berarti semua orang harus langsung membelinya, tetapi produk ini menunjukkan arah baru industri gaming: layar besar tidak harus selalu berbentuk monitor fisik. Ke depan, pengalaman gaming bisa bergerak ke perangkat yang lebih personal, lebih ringan, dan lebih mudah dibawa.

Untuk gamer yang sering berpindah tempat, konsep ini terasa makin masuk akal. Misalnya, seorang mahasiswa yang punya ROG Ally bisa bermain di kos tanpa perlu membeli monitor besar. Seorang pekerja yang sering bepergian bisa tetap menikmati game layar besar setelah jam kerja tanpa membawa setup berat. Seorang pengguna PC atau konsol bisa memakai kacamata ini sebagai layar personal saat ingin bermain tanpa mengganggu orang lain di rumah.

Bukan Sekadar Kacamata Gaming, Tapi Gambaran Masa Depan Setup Portable

ROG XREAL R1 adalah salah satu produk gaming paling menarik di 2026 karena membawa konsep yang terasa futuristis, tetapi tetap punya manfaat praktis. Dengan layar virtual 171 inci, micro-OLED FHD, refresh rate hingga 240Hz, response time 0,01ms, dukungan ROG Ally, ROG Control Dock, fitur 3DoF, Anchor Mode, electrochromic dimming, dan Sound by Bose, perangkat ini bukan sekadar aksesori tambahan. Ia mencoba mengubah cara gamer menikmati layar besar.

Produk ini paling cocok untuk gamer yang menginginkan pengalaman imersif tanpa setup besar, pengguna ROG Ally yang ingin layar lebih lega, pemilik PC atau konsol yang ingin layar personal, serta pengguna teknologi yang suka mencoba perangkat baru sebelum menjadi tren umum. Namun, karena harganya premium dan ulasan pengguna masih terbatas, calon pembeli tetap perlu mempertimbangkan kebutuhan, kenyamanan, dan ekosistem perangkat yang sudah dimiliki.

Jika dilihat dari arah industrinya, ROG XREAL R1 memberi sinyal bahwa masa depan gaming tidak hanya soal performa chip dan kartu grafis, tetapi juga soal bagaimana layar bisa menjadi lebih fleksibel. Monitor besar mungkin belum akan hilang, tetapi untuk gamer yang ingin pengalaman lebih personal dan portable, kacamata AR seperti ini bisa menjadi langkah besar berikutnya.


Kunjungi website Pegastore untuk info produk pegastore.id atau follow media sosial Pegastore untuk mendapat info penawaran lainnya:

Instagram: pegastore.id/instagram 

Tiktok : pegastore.id/tiktok 

Whatsapp : pegastore.id/whatsapp

Whatsapp Service : pegastore.id/service

Artikel Lainnya
ASUS ExpertBook Ultra Menjadi Laptop AI Premium Tahan Noda untuk Profesional Hybrid Berkat Nano Ceramic TechnologyASUS ExpertBook Ultra Menjadi Laptop AI Premium Tahan Noda untuk Profesional Hybrid Berkat Nano Ceramic TechnologyGooglebook Diperkenalkan, Laptop Android Berbasis Gemini yang Bisa Jadi Arah Baru AI PCGooglebook Diperkenalkan, Laptop Android Berbasis Gemini yang Bisa Jadi Arah Baru AI PCMSI Modern AM242 Series: Solusi PC All-in-One untuk Bisnis yang Butuh Praktis, Rapi, dan Siap PakaiMSI Modern AM242 Series: Solusi PC All-in-One untuk Bisnis yang Butuh Praktis, Rapi, dan Siap PakaiMengulik ASUS Vivobook 14, Laptop “Kebal Virus” dengan Antimicrobial GuardMengulik ASUS Vivobook 14, Laptop “Kebal Virus” dengan Antimicrobial GuardSmartwatch Bukan Lagi Sekadar Penghitung Langkah, Pantau Kesehatan Lebih Mudah dengan Huawei WATCH FIT 5 ProSmartwatch Bukan Lagi Sekadar Penghitung Langkah, Pantau Kesehatan Lebih Mudah dengan Huawei WATCH FIT 5 ProUpgrade Workspace Lebih Rapi dan Siap Tender: Kenapa MSI PRO AP242 ID Layak Dipilih?Upgrade Workspace Lebih Rapi dan Siap Tender: Kenapa MSI PRO AP242 ID Layak Dipilih?
Maskot Pegastore
loading
Pegastore icon
Live Chat