

Pada tanggal 1 Maret 2026 kemarin, dunia memperingati International Zero Discrimination Day. Sebuah momentum global untuk mengadvokasi kesetaraan akses dan hak dalam seluruh aspek kehidupan, termasuk teknologi informasi. Pada era digital saat ini, perangkat seperti laptop bukan lagi barang “mewah” tapi alat produktivitas dasar untuk pendidikan, kerja, dan keseharian. Data resmi menyebutkan bahwa di Indonesia pada 2022, hanya sekitar 18,04 % rumah tangga yang punya komputer/laptop/tablet — dan angka ini makin rendah di banyak provinsi selain ibu kota seperti Jakarta dan Yogyakarta. Ini menunjukkan kesenjangan akses perangkat komputasi yang nyata sebelum kita bicara soal kualitasnya. (Databoks, 2023)
Dengan konteks tersebut, artikel ini menghubungkan tema zero discrimination dengan laptop entry-level: perangkat yang terjangkau tapi menjanjikan performa merata untuk pengguna umum tanpa membuat dompet “terdiskriminasi” oleh harga tinggi.
Kenapa “Spek Rendah” Bukan Masalah, Kalau Dipakai pada Use Case yang Tepat
Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan yang “Tanpa Diskriminasi”
Produktivitas dengan Entry-Level di Dunia Nyata
Di sekolah dan universitas, survei terhadap mahasiswa menunjukkan bahwa penggunaan laptop selama kuliah banyak difokuskan pada tugas produktivitas dasar seperti penyusunan makalah (Microsoft Word), presentasi (PowerPoint), dan riset online — tugas-tugas yang tidak menuntut GPU atau CPU tinggi. Beberapa studi lapangan menyatakan mayoritas jawaban responden memanfaatkan laptop persis untuk hal-hal itu. (Global Educational Studies Review, 2021)
Memperingati International Zero Discrimination Day dengan mengangkat tema “No Discrimination” di ranah teknologi berarti menyoroti kebutuhan perangkat digital tanpa memaksakan spesifikasi tinggi sebagai satu-satunya pilihan. Laptop entry-level di kisaran 4 – 6 jutaan dapat menjadi solusi jembatan akses yang adil bagi mayoritas pengguna umum — menggabungkan harga yang bersahabat dengan performa yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Di masa digital yang menuntut keterampilan dan konektivitas, memperluas kepemilikan perangkat standar adalah langkah awal mengikis diskriminasi akses teknologi.
.png)
Kunjungi website Pegastore untuk info produk pegastore.id atau follow media sosial Pegastore untuk mendapat info penawaran lainnya:
Instagram: pegastore.id/instagram
Tiktok : pegastore.id/tiktok
Whatsapp : pegastore.id/whatsapp
Whatsapp Service : pegastore.id/service