Jl. C. Simanjuntak No. 37, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta
Hai, !
Keranjang
Keranjang
0
Riwayat Riwayat Riwayat Transaksi Profil Profil Profil Saya Wishlist Wishlist Wishlist Logout

Tech untuk Komunitas Baik: Ketika Teknologi Bekerja untuk Kebaikan Sosial

13-02-2026

Teknologi sering dituduh dingin, mekanis, bahkan menjauhkan manusia dari manusia lain. Padahal di lapangan, teknologi justru sedang berada di fase paling manusiawi dalam sejarahnya. Dari donasi digital, penghubung relawan, hingga artificial intelligence yang membantu penanganan bencana, teknologi kini menjadi alat percepatan kebaikan sosial, bukan sekadar mesin produktivitas.

Menurut laporan UN Global Pulse (2019), pemanfaatan teknologi digital terbukti mempercepat respons kemanusiaan, meningkatkan akurasi bantuan, dan memperluas jangkauan partisipasi masyarakat dalam isu sosial. Dengan kata lain, teknologi bukan menggantikan empati—ia memperkuatnya.

Peran Teknologi dalam Dampak Sosial

  1. Donasi Digital: Transparan, Cepat, dan Terukur

Platform donasi digital mengubah cara masyarakat berbagi. Jika dulu donasi identik dengan kotak amal fisik, kini cukup beberapa klik di ponsel atau laptop.

Di Indonesia, Kitabisa menjadi contoh kuat bagaimana teknologi mempercepat solidaritas. Menurut laporan transparansi Kitabisa (2023), lebih dari 9 juta pengguna telah berpartisipasi dalam penggalangan dana dengan total dana tersalurkan mencapai triliunan rupiah, didukung sistem laporan terbuka dan pembaruan real-time. Model ini meningkatkan kepercayaan publik terhadap aksi sosial berbasis digital.

Fenomena serupa juga terlihat secara global melalui GoFundMe, yang menurut laporan internal perusahaan GoFundMe (2022), mampu menyalurkan dana bantuan darurat dalam hitungan jam saat terjadi krisis kesehatan dan bencana alam.

Intinya sederhana: teknologi memangkas jarak antara niat baik dan aksi nyata.

  1. Koneksi Relawan: Dari Niat ke Aksi Tanpa Ribet

Masalah klasik dalam kegiatan sosial bukan kurangnya niat, melainkan kurangnya koordinasi. Teknologi menjawab celah ini.

Platform seperti Indorelawan di Indonesia memanfaatkan sistem pencocokan berbasis minat dan lokasi. Berdasarkan laporan Indorelawan Impact Report (2022), lebih dari 70% relawan aktif mengaku menemukan kegiatan sosial pertama mereka melalui platform digital, bukan jejaring personal.

Di level global, UN Volunteers Online Platform mencatat peningkatan partisipasi relawan jarak jauh sejak pandemi, sebagaimana dilaporkan oleh United Nations Volunteers (2021). Relawan kini bisa berkontribusi dalam desain, riset, hingga edukasi tanpa harus hadir fisik.

Teknologi di sini berperan sebagai social bridge—menjembatani orang baik yang sebelumnya tidak pernah saling bertemu.

  1. AI dan Bantuan Bencana: Ketika Data Menyelamatkan Waktu dan Nyawa

Penggunaan artificial intelligence dalam kebencanaan bukan lagi konsep futuristik. Ini sudah terjadi.

Google Crisis Response, melalui pemanfaatan machine learning, mampu memprediksi banjir hingga beberapa hari sebelumnya dengan akurasi tinggi. Menurut publikasi resmi Google AI Blog (2023), sistem ini telah digunakan di India dan Bangladesh untuk memberi peringatan dini kepada jutaan warga.

Contoh lain datang dari IBM dan The Weather Company, yang menggunakan AI untuk memodelkan pola badai dan membantu lembaga kemanusiaan merencanakan distribusi logistik lebih efisien (IBM Research, 2022).

Dalam konteks ini, AI bukan pengganti manusia, melainkan alat bantu pengambilan keputusan yang lebih cepat dan presisi.

  1. Aplikasi dan Platform yang Mempermudah Aksi Sosial

Beberapa platform berikut menunjukkan bagaimana teknologi sehari-hari bisa menjadi pintu masuk kontribusi sosial:

  1. Kitabisa – Donasi digital dengan laporan transparan dan pembaruan berkala (Kitabisa, 2023).
  2. Indorelawan – Platform pencarian kegiatan relawan berbasis minat dan lokasi (Indorelawan, 2022).
  3. Change.org – Petisi digital yang mendorong perubahan kebijakan publik, dengan ribuan studi kasus keberhasilan global (Change.org Impact Report, 2021).
  4. BenihBaik – Media aksi sosial berbasis jurnalisme empatik yang menggabungkan cerita, donasi, dan verifikasi lapangan (BenihBaik, 2022).

Keunggulan utama platform-platform ini bukan sekadar fitur, tetapi kemampuan mereka membangun kepercayaan publik melalui teknologi.

Dalam banyak kegiatan sosial modern, laptop masih menjadi pusat kendali. Mulai dari pengelolaan data donasi, desain kampanye, hingga koordinasi relawan.

Sebuah studi oleh Harvard Humanitarian Initiative (2020) menunjukkan bahwa organisasi sosial kecil yang menggunakan perangkat komputasi memadai—termasuk laptop dengan performa stabil—memiliki efektivitas operasional hingga 35% lebih tinggi dibanding yang masih serba manual. Aktivitas seperti pengolahan data, video conferencing, dan manajemen konten membutuhkan perangkat yang responsif dan tahan kerja panjang.

Contoh konkret muncul saat gempa Turki–Suriah 2023. Banyak relawan internasional menggunakan laptop untuk remote coordination, pemetaan kebutuhan, dan komunikasi lintas negara melalui cloud-based tools, sebagaimana dilaporkan oleh The Guardian (Februari 2023).

Di sinilah teknologi konsumen—yang sehari-hari kita gunakan untuk kerja atau hiburan—berubah fungsi menjadi alat dampak sosial.

Teknologi netral. Yang membuatnya bermakna adalah arah penggunaannya. Ketika digunakan untuk mempercepat donasi, memperluas jejaring relawan, dan menyelamatkan waktu dalam situasi darurat, teknologi berubah menjadi infrastruktur kebaikan.

Di ekosistem ini, perangkat, platform, dan manusia saling melengkapi. Dan pada akhirnya, tech yang baik bukan yang paling canggih, tapi yang paling berdampak.

Pegastore percaya bahwa teknologi bukan hanya soal spesifikasi, tetapi soal kontribusi. Karena di tangan yang tepat, satu perangkat bisa menggerakkan banyak kebaikan.



Kunjungi website Pegastore untuk info produk pegastore.id atau follow media sosial Pegastore untuk mendapat info penawaran lainnya:

Instagram: pegastore.id/instagram 

Tiktok : pegastore.id/tiktok 

Whatsapp : pegastore.id/whatsapp

Whatsapp Service : pegastore.id/service

Maskot Pegastore
loading
Pegastore icon
Live Chat